Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Theo Hernandez/Reuters-Paul Hanna
Harianjogja.com, JOGJA – AC Milan resmi mendatangkan bek kiri Theo Hernandez dari Real Madrid, Minggu (7/7/2019) dini hari WIB.
Rossoneri tak mengunggah detil harga transfer Hernandez, namun pemberitaan media-media Eropa menyebut Milan membayar US$22,5 juta (Rp316,8 miliar) kepada Madrid sebagai mahar transfer,
Legiun Prancis itu meneken kontrak berdurasi 5 tahun di Milan yang akan berakhir pada 30 Juni 2024.
Hernandez merupakan jebolan akademi Atletico Madrid, tetapi hanya pernah membela tim cadangan sebagai debut profesionalnya, sebelum dipinjamkan ke Deportivo Alaves pada musim 2016 - 2017 dan tampil dalam 38 pertandingan dengan catatan dua gol.
Pada 2017, Hernandez dibeli Real Madrid dan tampil dalam 23 pertandingan dengan raihan medali jawara Piala Super Eropa, Piala Raja Spanyol, Piala Super Spanyol, Piala Dunia Antarklub, dan Liga Champions Eropa.
Dia kemudian dipinjamkan ke Real Sociedad sepanjang musim 2018/2019 dengan 28 catatan penampilan disertai satu gol.
Hernandez hingga saat ini tercatat sebagai bek termuda yang punya penampilan lebih dari 50 pertandingan di La Liga Spanyol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.