Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Suporter Semen Padang/Liga Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA--Syafrianto Rusli mundur sebagai pelatih tim kebanggaan Semen Padang setelah dikalahkan PS Tira Persikabo di kandangnya dengan skor 1-3. Ketua kelompok suporter tim Semen Padang, The Kmers, Nurman, justru mengaku bersyukur dengan langkah Syafrianto Rusli tersebut.
"Alhamdulillah akhirnya mundur juga dan saya rasa ini jalan terbaik bagi tim," kata Nurman selepas laga Semen Padang menghadapi PS Tira di Padang, Senin (8/7/2019).
Menurut dia, dalam laga menjamu PS Tira Persikabo di stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Senin (8/7/2019) sore, terlihat para pemain kurang motivasi untuk mengejar kemenangan.
"Bisa kita lihat bersama tim tidak semangat dan akhirnya kalah," kata dia.
Ia mengatakan ketika dipegang Syafrianto tim Semen Padang menderita tiga kekalahan dan tiga kali imbang di kompetisi Liga 1 2019.
Hasil tersebut membuat tim Semen Padang terpaku di peringkat ke-15 klasemen sementara.
Ia berharap manajemen mendatangkan pelatih baru yang dapat membawa tim bangkit dari keterpurukan tersebut.
"Saya berharap pelatih jangan dari internal Semen Padang, seluruhnya harus diganti," katanya.
Menurut dia banyak pelatih berkualitas yang dapat dijadikan pelatih kepala Semen Padang mulai dari Widodo C Putra, Jacksen F Tiago dan lainnya.
"Jangan orang dalam lagi kita ingin tim ini profesional dan dipegang oleh pelatih profesional," kata dia.
Sebelumnya Syafrianto Rusli menyatakan dirinya mundur sebagai pelatih kepala Semen Padang FC setelah timnya kalah dari tim tamu PS Tira Persikabo 1-3 di Stadion Haji Agus Salim.
"Sesuai janji saya, jika kalah tim akan saya serahkan kepada manajemen," kata dia.
Ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat dan pendukung setia Semen Padang karena dirinya belum mampu mengangkat prestasi tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.
Kejagung menetapkan 3 tersangka baru korupsi pengadaan motor MBG dengan nilai anggaran Rp1,2 triliun.
JJLS Kelok 23 Kretek-Girijati ditargetkan dibuka penuh Agustus 2027 setelah evaluasi uji coba dan penambahan fasilitas keselamatan.
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.