FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Logo PSS Sleman. /Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman belum mampu move on dan kembali meraih kemenangan di laga kandang, setelah ditahan imbang 2-2 oleh sang tamu Barito Putera pada lanjutan laga pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/7/2019) sore.
Adalah Gavin Kwan Adsit, pemain Barito Putera yang mampu menjadi penyelamat tim Antasari dari kekalahan setelah mencetak 2 gol di menit ke-7 dan 77.
Sedangkan 2 gol PSS di cetak melalui Brian Ferreira di menit ke-5 melalui penalti dan Yevhen Bokhasvhili di menit ke-52.
Hasil tambahan 1 Poin dari Barito Putera membuat PSS harus puas di peringkat ke delapan klasemen. Hasil ini pula memperpanjang daftar hasil tidak optimal dari tiga laga terakhir.
Usai kalah 1-3 dari PSIS Semarang di Maguwoharjo, PSS kembali menelan kekalahan setelah ditekuk Bali United dengan skor 3-1, Senin (22/7/2019) malam.
Hasil imbang di kandang kali ini juga menjadi laga kedua yang berakhir imbang bagi PSS di kandang. Sebelumnya, PSS sempat ditahan imbang Semen Padang dengan skor 1-1 beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.