Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Indonesia U-15/Instagram PSSI
Harianjogja.com, CHONBURI—Indonesia gagal melaju ke final Piala AFF U-15 2019 setelah kalah 0-2 dari Thailand pada semifinal di IPE Stadium, Chonburi, Thailand, Rabu (7/8/2019).
Dua gol kemenangan dicetak oleh Niphitphon Wongpanya di menit ke-52 dan ke-70. Di final, Thailand akan menghadapi Malaysia yang mengalahkan Vietnam 3-1 di semifinal.
Permainan lambat ditampilkan Indonesia dan Thailand sejak peluit kick off dibunyikan. Di 15 menit pertama, kedua tim terlihat bermain hati-hati sembari mencari celah untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Timnas Indonesia yang lebih mendominasi di lini tengah, beberapa kali menebar ancaman. Namun semuanya kandas di kaki pemain bertahan lawan. Memasuki menit 22, peluang didapat Valeron. Menyambut umpan lambung Marselino, Valeron memenangkan duel di udara. Sayang bola masih melambung di atas mistar gawang Thailand yang dikawal Kadiej Rungkitwattananukul.
Nyaris kebobolan, Thailand langsung bereaksi. Tekanan yang dilancarkan tim besutan Salvado Garcia sempat merepotkan barisan belakang Indonesia. Beruntung gawang I Made Kaicen belum ditembus.
Di menit 26, Thailand mendapat peluang lewat tendangan bebas. Namun peluang tersebut lagi-lagi kandas setelah bola dimentahkan Kadek.
Beberapa menit jelang jeda, tekanan yang dilancarkan Thailand semakin gencar. Kemelut beberapa kali terjadi menyusul miskomunikasi anak-anak asuh Bima Sakti, beruntung setiap peluang Thailand terpatahkan berkat kelincahan dan ketangguhan Kadek Arel.
Lewat serangan balik, dua peluang didapat Marselino dan Faizal di menit 39 dan 40. Akan tetapi keduanya gagal mengubah papan skor setelah gagal mengarahkan bola ke gawang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Thailand langsung tancap gas di babak kedua. Mencari gol cepat, gempuran dilancarkan ke pertahanan Indonesia. Dua peluang didapat Thailand di menit 47. Lolos dari kawalan Niphitphon Wongpanya melepaskan tembakan keras yang masih mampu dibendung I Made.
Namun acaman belum usai. Bola liar disambut oleh Thanawar. Beruntung bagi Garuda Asia, Thanawar gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.
Upaya keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit 52. Melakukan gerak tipu yang berhasil mengelabui pemain belakang Indonesia, Niphitphon melepaskan sepakan keras yang gagal diantisipasi I Made. Thailand memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, timnas Indonesia langsung bereaksi. Peluang emas di dapat Wahyu Agong di menit 55. Akan tetapi gol urung tercipta setelah tandukkan Wahyu dimentahkan mistar gawang. Banyaknya pemain yang ikut naik menyerang menjadi bumerang bagi tim besutan Bima Sakti. Lolos dari kawalan, Niphitphon Wongpanya kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Thailand 2-0.
Indonesia akan memperebutkan tempat ketiga melawan Vietnam pada Jumat (9/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.