Berbekal Video Viral, 17 Orang Ditangkap karena Terbangkan Balon Udara
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Wartawan Madiun korban pemukulan, Wiwit Eko Prasetyo (tengah), bersama perwakilan suporter Persis Solo dan Panpel Persis Solo seusai mediasi yang difasilitasi Polres Madiun Kota, Senin (18/8/2019)./JIBI-Madiunpos.com-AbdulJalil
Harianjogja.com, MADIUN -- Pemukulan terhadap jurnalis saat Derby Mataram antara Persis Solo dan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (16/8/2019) sore, berakhir damai. Wiwit Eko Prasetyo, wartawan BBS TV yang dipukul suporter Persis Solo telah mencabut laporan pemukulan itu di Polres Madiun Kota.
Pencabutan laporan tersebut dilakukan setelah ketiga pihak yakni Wiwit, Panpel Persis Solo yang diwakili Didik Daryanto, dan elemen suporter yang diwakili Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo melakukan mediasi yang difasilitasi Polres Madiun Kota, Senin (19/8/2019) siang.
"Saya menerima permintaan maaf dari pihak Persis Solo maupun dari perwakilan suporter. Saat ini laporan mengenai pemukulan di Polres Madiun Kota sudah saya cabut," kata Wiwit seusai mediasi.
Dia menegaskan kepada elemen suporter Persis Solo untuk tidak lagi melakukan aksi anarkistis dan tindakan intimidasi terhadap jurnalis. Ia juga meminta manajemen Persis Solo untuk menjamin keselamatan wartawan saat melakukan peliputan di setiap laga, khususnya saat berlaga di Stadion Wilis, Kota Madiun.
"Kami hanya menyayangkan aksi pemukulan itu. Kami berharap ke depan Persis Solo bisa menjamin keselamatan para jurnalis yang sedang melaksanakan tugas peliputan," ujarnya.
Ketua Panpel Persis Solo, Didik Daryanto, menyampaikan permintaan maaf kepada Wiwit. Ia menegaskan insiden ini akan menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi panitia dan para suporter.
"Untuk pertandingan berikutnya, kami menjamin akan memberikan perlindungan kepada para wartawan yang sedang meliput," ujar dia.
Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Suharyono, mengatakan ketiga belah pihak sudah bertemu dan saling menyadari. Dia berharap insiden tersebut tidak terjadi lagi dalam pertandingan berikutnya. Terlebih saat ini Persis Solo masih menjadikan Madiun sebagai home base.
"Intinya para pihak sudah berdamai dan menyadari kejadian tersebut," kata dia.
Lebih lanjut, Suharyono berharap para suporter bisa menjaga keamanan dan ketertiban selama tim kesayangan mereka berlaga. Mengingat masih ada lima pertandingan home yang dilakoni Persis Solo di Madiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.