Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Polisi menghalau sejumlah suporter PSIM Jogja yang berusaha memasuki lapangan dalam pertandingan Liga 2 Indonesia di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019)./Antara-Prasetia Fauzani
Harianjogja.com, KEDIRI—Pertandingan pekan ke-14 Liga 2 yang mempertemukan sahibulbait Persik kediri melawan PSIM Jogja di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Senin (9/9/2019) petang, diwarnai bentrok. Sejumlah orang terluka dan beberapa kendaraan rusak.
Bentrok pecah setelah laga berakhir 2-0 untuk tuan rumah. Suporter Persik dan PSIM saling timpuk. Botol air minum, batu, petasan, dilempar. Tak jelas benar siapa siapa yang memulai kericuhan tersebut. Para pemain Persik juga sempat menghalau massa dan meminta agar Persikmania tenang. Namun, saling lempar terus berlanjut.
Aksi tersebut merembet hingga luar stadion. Massa merusak puluhan kendaraan sepeda motor yang diparkir di sekitar stadion. Aparat langsung bertindak agar massa bubar. Beberapa kali terdengar suara petasan yang dinyalakan.
Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri Widodo mengatakan sebelum laga panitia sudah menjalin komunikasi dengan dua kelompok suporter PSIM, baik Brajamusti (Brayat Jogja Mataram Utama Sejati) maupun The Maident (Mataram Independent).
“Awalnya kami siapkan 500 tiket, tapi mereka meminta 1.000. Kami beri kuota, karena juga tidak enak ada hubungan baik. Ternyata, lebih dari 1.000 orang, sampai 2.000 lebih orang yang datang, setelah kalah, mereka mulai berbuat rusuh,” kata Widodo.
Ia mengatakan beberapa orang yang mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri serta RS Gambiran Kediri.
“Kami belum hitung, belum cek ke rumah sakit. Tadi dari Gambiran [RSUD Gambiran Kediri] kirim empat orang, dari dokpol ke Bhayangkara [RS Bhayangkara Kediri] ada lima. Kemungkinan itu, saya kurang tahu persis kondisinya,” kata Widodo.
Ia menyesalkan keributan tersebut karena saat pertandingan, suporter tertib.
“Persikmania ngalah. Kalau stadion tidak ada yang rusak, karena ini setelah pertandingan selesai. Tapi sanksinya ada, kami belum tahu. Jadi, ini pertandingan selesai baru kaos,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.