Pengumuman UTBK-SNBT 2026 Dibuka 25 Mei Pukul 15.00 WIB
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Kurniawan Dwi Yulianto/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menilai Malaysia yang akan dihadapi Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam kuat dalam bertahan dan punya serangan balik yang cepat.
“Saya bareng dengan asisten pelatih timnas mereka saat mengambil lisensi A Pro AFC. Filosofi sepak bola mereka memang pertahanan yang dalam dengan mengandalkan serangan balik. Jadi para pemain Indonesia harus lebih sabar. Mereka mainnya lebih banyak bertahan,” kata Kurniawan seusai latihan Timnas U-23 di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (3/9/2019) sore.
Kurniawan Dwi Yulianto kini menjadi asisten Indra Sjafri di Indonesia U-23. Dia pernah bermain di Malaysia bersama Sarawak FA pada 2005-2006.
Kurniawan optimistis Timnas Indonesia akan mengalahkan Malaysia.
“Jangan sampai over, baik terlalu percaya diri maupun terlalu bersemangat, karena hal ini akan sangat mengganggu di lapangan,” kata eks striker yang mengemas 59 caps bersama Timnas Indonesia tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.