Forbes Rilis 20 Jurusan Paling Fleksibel, Ada Jurusanmu?
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
Kurniawan Dwi Yulianto/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menilai Malaysia yang akan dihadapi Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam kuat dalam bertahan dan punya serangan balik yang cepat.
“Saya bareng dengan asisten pelatih timnas mereka saat mengambil lisensi A Pro AFC. Filosofi sepak bola mereka memang pertahanan yang dalam dengan mengandalkan serangan balik. Jadi para pemain Indonesia harus lebih sabar. Mereka mainnya lebih banyak bertahan,” kata Kurniawan seusai latihan Timnas U-23 di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (3/9/2019) sore.
Kurniawan Dwi Yulianto kini menjadi asisten Indra Sjafri di Indonesia U-23. Dia pernah bermain di Malaysia bersama Sarawak FA pada 2005-2006.
Kurniawan optimistis Timnas Indonesia akan mengalahkan Malaysia.
“Jangan sampai over, baik terlalu percaya diri maupun terlalu bersemangat, karena hal ini akan sangat mengganggu di lapangan,” kata eks striker yang mengemas 59 caps bersama Timnas Indonesia tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatan usahanya secara mandiri
Pemerintah menegaskan pengemudi ojol tetap wajib menerima BHR meski berstatus UMKM. Aturannya akan dituangkan dalam regulasi turunan.
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
SBY sedang menjalani cek kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir Agustus 2026 sehingga tak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT RI.