Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Saat Ditahan Israel
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Robert Prosinecki/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Robert Prosinecki mengundurkan diri dari kursi pelatih tim nasional Bosnia-Herzegovina seusai dikalahkan Armenia 2-4 dalam Kualifikasi Euro 2020 Grup J di Yerevan, Armenia, Minggu (8/9/2019).
Kekalahan itu membuat Bosnia turun ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi tujuh poin dan langkah mereka menuju putaran final kian sulit meski masih punya empat pertandingan yang belum dijalani.
"Saya datang dengan target meloloskan Bosnia ke Piala Eropa 2020," kata Prosinecki selepas pertandingan dilansir laman resmi UEFA.
"Peluang kami tidak sepenuhnya habis, namun saya merasa bertanggung jawab dan memutuskan mundur," ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Kroasia itu juga mengaku sudah menyampaikan keputusannya secara langsung kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola Bosnia-Herzegovina (N/FSBiH) Elvedin Begic.
Prosinecki mengambil alih tampuk kepemimpinan di Bosnia sejak 28 Januari 2018 dan sejak itu telah mendampingi The Dragons tampil dalam 18 pertandingan resmi namun hanya memenangi tujuh di antaranya.
Di bawah arahan Prosinecki Bosnia berhasil meraih tiket promosi dalam kompetisi UEFA Nations League dari Divisi B ke Divisi A.
Hasil itu sekaligus memberikan Bosnia setidaknya memperoleh satu tiket babak playoff menuju putaran final Piala Eropa 2020.
Pun demikian, Prosinecki tetap menanggalkan jabatannya dari mendampingi Edin Dzeko cs.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.