IPAL SPPG Tegalurung Temanggung Tak Cukup, Kapasitas Diminta Ditambah
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Eko Yuli Irawan/Reuters-Stefano Rellandini
Harianjogja.com, JAKARTA – Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan optimistis mengulang prestasi pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Pattaya, Thailand, yang diselenggarakan pada Rabu (18/9/2019) hingga Jumat(27/9/2019).
Pada kejuaraan yang masuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 itu, Eko akan tampil di kelas 61 pada Kamis (19/9) malam besok.
Pria berusia 30 tahun asal Lampung itu optimistis bisa mengulang prestasi seperti tahun lalu, di mana ia mampu membukukan rekor dunia pada dua nomor, yakni total angkatan 317 kg dan clean and jerk 174 kg.
"Kejuaraan sebelumnya di total 300 kg, cuma memang masih belum pulih daripada tahun lalu 317 kg. Mudah-mudahan nanti bisa tercapai di kejuaraan ini," kata Eko pada Rabu (18/9/2019).
Eko yang saat ini berada di peringkat lima itu juga berharap dengan kejuaraan ini ia bisa kembali menduduki peringkat tiga besar dunia.
Dari sekitar 30 peserta yang terdaftar di kelas 61, Eko masuk di grup A dengan entry (angkatan awal) 305kg. Di atasnya ada lifter Tiongkok Qin Fulin, Li Fabin, dan lifter Colombia Mosquera Valencia yang akan memulai angkatan 310kg.
Indonesia mengirim delapan lifternya pada kejuaraan dunia kali ini. Selain Eko, ada juga Lisa Setyawati (45 kg), Windy Cantika (49 kg), Nurul Akmal (+87 kg), Surahmat (55 kg), Deni dan Triyatno (67 kg), dan Rahmat Erwin Abdullah (73 kg).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Rocky Gerung menjelaskan alasannya bergabung sebagai Wantimpres Prabowo dan menegaskan sikap kritisnya terhadap arah kebijakan pemerintah.