Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma\'ruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). /Suara.com-Ummi Hadyah Saleh
Harianjogja.com, SOLO- Klub sepak bola Persis Solo ingin dibeli pengusaha Erick Thohir.
Pengusaha nasional, Erick Thohir, mengaku serius untuk mengambil alih Persis Solo yang saat ini berkompetisi di Liga 2 2019. Dirinya bahkan langsung bertemu dengan pemangku kepentingan di Solo yakni Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Tidak hanya sowan ke orang nomor satu di Solo, mantan Presiden Inter Milan itu juga meninjau langsung kondisi stadion Manahan Solo. Kepada wartawan, Erick menyampaikan, ketertarikannya pada Persis bukan karena dirinya ingin menjadi Ketua PSSI.
"Nanti bisa dibuktikan, apa benar saya ingin jadi Ketua PSSI. Kalau ingin, saya seharusnya sudah daftar dari dulu. Yang terpenting dengan segala kerendahan hati, saya orangnya serius. Ini penjajakan, tapi serius bukan hanya sekadar mimpi," tegas Erick dalam jumpa pers di hotel Alilla Solo, Sabtu (21/6/2019).
Namun untuk membeli Persis, Erick masih menunggu proses kepemilikan dari salah satu pendiri PT Persis Solo Saestu (PSS), Her Suprabu. Mengingat, sebelumnya pengusaha Vijaya Fitriyasa mengaku memiliki 70 persen saham klub tersebut.
"Nanti kita tunggu dulu (status) kepemilikan dari Her Suprabu. Agar tidak terjadi benturan siapa yang jago siapa yang lebih kuasa. Yang terpenting Persis Solo bisa bangkit kembali dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Solo," ungkapnya.
Erick sendiri mengaku tertarik dengan Persis Solo karena beberapa alasan. Diantaranya karena sejarah klub tersebut.
"Sebelum merdeka kan pernah tujuh kali juara, jadi setelah merdeka bisa kembali juara. Sebagai insan olahraga, masyarakat Solo, Pasoepati sendiri, ingin punya mimpi, masa dulu pernah juara sekarang kan bisa juara lagi," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis PT PSS Her Suprabu menyambut baik keinginan Erick Thohir untuk membeli Persis Solo. Her Suprabu menyampaikan, bahwa klaim Vijaya sudah membeli 70 persen saham PT PSS cacat berdasarkan hukum.
"Itu cacat berdasarkan hukum, karena itu tidak melibatkan kami. Hanya klaim sepihak saja, seharusnya mereka juga melibatkan kami," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.