Pajak Penghasilan Toko Online Dimajukan 1 Oktober, Ini Penjelasan DJP
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Muktar Edris merayakan kemenangan di Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Qatar./Reuters-Ibraheem Al Omari
Harianjogja.com, JAKARTA – Pelari Ethiopia Muktar Edris mempertahankan gelar juara lari 5.000 meter putra di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar, pada Selasa (1/10/2019) pagi WIB.
Pelari berusia 25 tahun yang 2 tahun lalu menggagalkan atlet legendaris Inggris Mohamed Muktar Farah dalam menyabet emas nomor ini pada babak final, finis dengan membukukan waktu 12 menit 58,85 detik.
Rekan senegaranya Selemon Barega, 19 tahun, menyabet medali perak setelah mencatat waktu 12:59.70, sedangkan pelari Kanada Mohammed Ahmed harus puas dengan medali perunggu setelah mencatat masa 13:01.11.
Tiga bersaudara dari Norwegia, Jakob, Henrik, dan Filip Ingebrigtsen, gagal total pada nomor ini.
Juara Eropa Jakob gagal mengeluarkan yang terbaik, Henrik sudah lebih dulu tersisih, dan Filip tercecer jauh dua lap di belakang.
Jakob, yang termuda dari tiga bersaudara, sempat berada di depan dua pelari Muktar Edris. Namun, atlet berusia 19 tahun itu tidak bisa berbuat apa-apa ketika Edris dan Barega melewatinya di lintasan terakhir.
Jakob, yang juga akan turun di nomor 1.500 m putra bersama kakaknya Filip, malah tersusul oleh Ahmed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.