Mensesneg: Tukin Naik Tak Hanya untuk TNI, Guru 3T Juga Dapat
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Pemain Real Madrid, Lucas Vazquez/The Sun
Harianjogja.com, JAKARTA - Arsenal menjadi satu dari tiga klub yang ingin merebut pemain serba bisa Real Madrid Lucas Vazquez pada Januari tahun depan, lapor El Desmarque dalam laman football-espana.
Pemain berusia 28 tahun itu menghabiskan seluruh masa karir profesionalnya di Los Blancos -kecuali musim 2014/2015 saat membela Espanyol- dan dianggap sebagai pelayan setia Madrid.
Laporan teranyar menyebutkan bahwa The Gunners sangat berminat mendapatkan tanda tangannya Januari tahun depan, di samping AS Roma dan Bayer Leverkusen.
Pemain asli Glacia di Spanyol itu disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang akan meninggalkan Santiago Bernabeu tahun depan dalam rangka menarik modal untuk diinvestasikan kembali pada sektor lain dalam skuat Zinedine Zidane.
Vazquez hanya tiga kali turun sebagai starter Madrid pada delapan pertandingan La Liga musim ini. Sebelum ini dia nyaris tak tergantikan di Madrid.
Los Blancos mematok angka 20 juta euro untuk harga jual Vazquez.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dipastikan bukan karena ancaman kerusuhan. APPBI dan Hasan Nasbi meminta publik mengutamakan fakta.