Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi jalan tol/JIBI-Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan menyosialisasikan rencana pembangunan Tol Jogja-Solo (Jogjo) pada pekan kedua November nanti kepada warga terdampak. Trase Tol Joglo akan dibanhun di lahan seluas 1.744.068 meter persegi, melalui 2.906 bidang tanah yang tersebar di enam kecamatan dan 14 desa.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan sosialisasi akan dimulai di wilayah Sleman timur, yakni Kalasan yang meliputi empat desa. Lantaran wilayahnya yang luas, ia akan membagi sosialisasi dalam dua etape.
Akan ada empat ruas jalan bebas hambatan di DIY, meliputi Jogja-Solo, Jogja-Bawen, Jogja-Kulonprogo dan Cilacap-Jogja. “Kami memprioritaskan Jogja-Solo, dengan pertimbangan kompleksitasnya,” ujarnya, Kamis (24/10/2019).
Dalam konteks pengembangan jaringan jalan, pembangunan tol ini bermanfaat bagi pengembangan Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY), khususnya Depok, Mlati dan sebagian Gamping.
“Ada juga kawasan aglomerasi Jogja yang mengalami pertumbuhan, yang meliputi Ngemplak, Berbah dan Prambanan. Kami harus melangkah cepat untuk mengantisipasi perkembangan 10 sampai 20 tahun ke depan,” ujarnya.
Krido menargetkan pemberkasan kesesuaian tata ruang pekan depan depan sudah beres sehingga Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY bisa langsung membentuk tim persiapan. Tim ini bertugas menyiapkan segala sesuatu untuk menerbitkan Izin Penetapan Lokasi (IPL) di trase Jogja-Solo dan Jogja Bawean.
Ia menargetkan tim ini dapat mengurus terbitnya IPL paling lambat tiga bulan. Pembebasan lahan akan melibatkan tokoh masyarakat dan dukuh wilayah terdampak.
Tim pelaksana pengadaan tanah berasa; dari Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dia mengatakan tol tidak hanya memakan lahan hak milik, tetapi juga tanah kas desa. Di Trase Jogja-Solo terdapat 199 bidang tanah kan desa dan di trase Jogja-Bawean terdapat 38 bidang tanah kas desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.