Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Reaksi kapten Arsenal Granit Xhaka saat ditarik keluar pada babak kedua laga lanjutan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace di Stadion Emirates, London./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Pelatih Arsenal Unai Emery menilai kapten timnya, Granit Xhaka, bersikap tidak patut kepada para suporter saat timnya ditahan imbang Crystal Palace 2 - 2 dalam pertandingan pekan ke-10 Liga Premer Inggris di Stadion Emirates, London, Senin (28/10/2019) WIB.
Ketika Xhaka berjalan keluar meninggalkan lapangan, para suporter menyorakinya. Gelandang asal Swiss itu tampak kesal hingga menutup telinganya. Xhaka juga membalas sorakan suporter dengan kata-kata tidak pantas. Sebelumnya, Xhaka tampak kesal ketika digantikan oleh Bukayo Saka pada babak kedua.
“Dia telah melakukan kesalahan, tapi kami akan membicarakannya nanti di dalam. Saya ingin mencoba untuk tetap tenang, tapi sungguh, dia telah melakukan kesalahan,” ujar Emery seperti dikutip BBC Sport.
Pada pertandingan tersebut, Arsenal unggul 2-0 terlebih dahulu lewat gol dua bek tengah: Sokratis Papastathopoulps di menit ketujuh dan David Luiz di menit kesembilan. Namun, Meriam London kemudian kebobolan dua gol lewat penalti Luka Milivojevic di menit ke-32 dan Jordan Ayew di menit ke-52.
“Kami selalu memberi tahu setiap pemain bagaimana mereka bersikap saat berhadapan dengan tekanan. Reaksinya salah dan kami akan berdiskusi nanti dengannya," tambahnya.
Emery juga tak luput dari serangan para suporter The Gunners. Sepanjang laga, fans mendendangkan chant Mesut Oezil yang hingga pekan ke-10 baru dua kali mendapat kesempatan merumput.
Arsenal saat ini berada di urutan kelima klasemen dengan koleksi 16 poin. Belakangan, skuat Emery tak begitu meyakinkan dan mereka cuma menang dua kali dalam delapan pertandingan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/BBC
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Presiden Prabowo merombak kabinet pada 1 Oktober 2026. Bahlil, Sugiono, Dudung, Sarmuji, hingga Listyo Sigit mendapat posisi baru.
Revisi UU LLAJ mengusulkan denda truk ODOL hingga Rp50 miliar dan memperluas pihak yang dapat dikenai sanksi.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.