7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Sergej Milinkovic-Savic./The Sun
Harianjogja.com, JOGJA - Chelsea akan menggelontorkan dana sebesar 80 juta euro untuk memboyong gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic.
Sebagaimana dimuat dalam laman Calciomercato, pemain berusia 24 tahun itu tampil memukau selama beberapa musim di Liga Italia Serie A. Alhasil, sederet klub papan atas, sebut saja Juventus, Inter Milan, bahkan Manchester United menaruh minat untuk memboyong Milinkovic-Savic.
Chelsea tidak ingin ketinggalan berburu mendapatkan Sergej Milinkovic-Savic. Chelsea belakangan ini terkena larangan transfer selama satu musim untuk penandatanganan pemain bawah umur dari luar negeri.
The Blues bergerak cepat dengan bersedia menggelontorkan dana 80 juta euro untuk mendapatkan Sergej Milinkovic-Savic di musim panas 2020.
Pemain internasional Serbia itu bergabung dengan Biancocelesti sejak musim panas 2015. Ia direkrut dari klub Belgia KRC Genk dengan biaya transfer 18 juta Euro.
Sejak itu, Milinkovic-Savic memperkuat Lazio dalam 137 pertandingan di liga domestik. Ia mengoleksi 24 gol dan memberikan 17 assist.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.