Google Izinkan Pengguna Hapus Watermark Konten AI Gemini
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memastikan tidak ingin bereksperimen jauh dengan terlalu banyak melakukan rotasi pemain saat skuat Super Elang Jawa menjamu Borneo FC pada lanjutan Liga 1 2019, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (20/11/2019) mendatang.
Sebab, dengan poin 40 yang saat ini dikumpulkan oleh PSS Sleman, belum ada jaminan PSS akan aman untuk bertahan. Oleh karena itu raihan 3 poin dari Pesut Etam harus diraih, demi mengokohkan posisi mereka di papan atas klasemen.
Sejumlah persiapan dan strategi pun telah disiapkan oleh pelatih asal Kalasan ini. Termasuk, tidak banyak menurunkan pemain muda yang selama ini jarang mendapatkan menit bermain. Di tubuh PSS Sleman sendiri saat ini ada Saddam Emirrudin, dan Samuel Christianson serta Sidik Saimima yang jarang dimainkan. Selain itu, masih ada kiper ketiga PSS Alex Sander yang sampai kini belum pernah mendapatkan menit bermain.
“Saat ini saya masih memantau perkembangan mereka [pemain muda]. Saya akan melihat sampai kami sudah save di situ. Jika sudah save, semisal besok dapat tiga poin, kan poinnya 43. Maka sisa pertandingan saya akan lebih berani melakukan rotasi pemain,” kata Seto, Minggu (17/11/2019).
Seto sendiri berharap dengan belum diberikannya menit bermain, para pemain muda ini bisa lebih banyak belajar dan membentuk karakter serta kekuatan mereka bersama tim. Sementara Borneo FC dianggap Seto adalah tim yang memiliki karakter dan kualitas cukup baik.
“Mereka di away selalu dapat poin. Secara tim, compact defense dan penyerangan mereka pasti bagus,” ucap Seto.
Oleh karena itu, Seto melihat pembenahan di lini belakang harus terus dilakukan. Alhasil, PSS dipastikan tidak akan banyak melakukan perubahan di lini belakang. “Ini yang harus kami perbaiki," tambahnya.
Pertemuan antara PSS Sleman dengan Borneo FC dipastikan akan berlangsung ketat. Sebelumnya, kedua tim sempat bertemu empat kali. Keduanya sempat bertemu dua kali di Piala Indonesia dan sekali di Piala Presiden. Kali terakhir, PSS berhasil menahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (4/8/2019) sore pada pertandingan pekan ke-12 Liga 1 2019.
Sedangkan di fase grup Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019). PSS menang 2-0 laga Grup D berkat gol Brian Ferreira di menit ke-23 dan Kushedya Hari Yudo di menit ke-90+4.
Sebelumnya, di Piala Indonesia, langkah PSS Sleman ke 16 besar dihentikan Borneo FC. Pada pertandingan pertama di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (15/2/2019), PSS kalah 0-1 gara-gara gol penalti Lerby Eliandri setelah Bagus Nirwanto melanggar Wahyudi Hamisi.
Pada leg kedua di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (20/2/2019) malam, PSS dan Borneo FC bermain imbang dengan skor kacamata. Saat itu, Super Elang Jawa harus bermain dengan 10 pemain sejak menit kelima, setelah wasit Iwan Sukoco memberikan dua kartu merah kepada Wahyu Hamisi dan Sidik Saimima setelah keduanya berseteru. Akibat pertikaian Sidik dan Wahyu, laga sempat dihentikan sekitar 25 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
BPBD Bantul telah menyalurkan 706.500 liter air bersih untuk 4.623 jiwa terdampak kekeringan. DPRD dorong evaluasi penanganan krisis air.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Google meluncurkan Gemini 3.7 Flash dengan kemampuan coding lebih canggih, dukungan AI agent, dan biaya penggunaan hingga 50% lebih murah.
Rem motor macet bisa membuat roda seret dan membahayakan pengendara. Kenali delapan penyebab utama serta cara mengantisipasinya.
Erling Haaland menerima empat sertifikat Guinness World Records berkat pencapaiannya di Manchester City dan Timnas Norwegia, termasuk rekor 100 gol tercepat di