Berikut Daftar Harga BBM Pertamina Shell, dan BP-AKR per 17 Januari 2024
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Sejumlah orang yang tergabung dalam Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) berunjuk rasa di dekat pintu masuk suporter Indonesia di pintu E di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019)./Antara-Agus Setiawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyampaikan nota protes kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia terkait dengan dugaan pengeroyokan dua suporter Indonesia di Bukit Bintang, Malaysia.
KBRI menyesalkan terjadinya kasus tersebut dan meminta otoritas Malaysia untuk mengusut dengan tegas para pelaku.
"KBRI telah menyampaikan nota protes ke Kementerian Luar Negeri Malaysia dan meminta agar pihak-pihak yang terlibat dapat diadili secepatnya," ujar Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI untuk Malaysia Yusron B Ambary dalam video jumpa pers yang dirilis KBRI Kuala Lumpur melalui laman Facebooknya, Jumat (22/11/2019).
Yusron mengatakan pihaknya mendapat laporan pertama kali terkait peristiwa tersebut dari Ketua Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) pada 19 November 2019.
Menurut informasi yang diperoleh, ada seorang WNI yang menjadi pendukung timnas sepak bola Indonesia mendapat serangan di Bukit Bintang pada Senin, 18 November 2019. Korban yang diketahui bernama Fuad itu kehilangan tas berisi paspor dan dokumen lainnya.
KBRI lantas memintanya datang ke KBRI untuk mengurus dokumen perjalanan. KBRI kemudian bertemu korban pada 19 November lalu dan memberikan bantuan pengurusan dokumen.
Berdasarkan laporan korban, kata Yusron, Fuad dan temannya ketika berada di kawasan Bukit Bintang didatangi oleh sekelompok orang Malaysia. Mereka ditanya apakah mereka suporter Indonesia atau Malaysia. Korban yang menjawab dengan logat Indonesia langsung dikeroyok oleh orang-orang tersebut.
"Saya tidak bisa ambil kesimpulan (pelaku suporter Malaysia atau bukan). Dari video yang viral tidak ada yang pakai atribut tim sepak bola, baik korban maupun pelaku," kata Yusron.
Adapun terkait kasus ini, pihak KBRI juga telah menyampaikan bukti video pengroyokan yang viral dan laporan polisi yang dibuat korban ke pemerintah Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.