Marvel Umumkan Pemeran X-Men Baru, Adam Driver Jadi Mr. Sinister
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Poster yang diduga ditempel di salah satu mal di Sleman./Twitter
Harianjogja.com, SLEMAN - Y, 16, suporter PSS Sleman yang menempelkan poster di salah satu mal di Sleman, Minggu (10/11/2019) lalu, akhirnya mengungkapkan alasan di balik aksinya.
“Tujuannya biar karyawan di mal tahu dan share ke grup dan bisa share ke atasannya sampai ke Pak Soekeno,” kata Y di Sleman, Senin (25/11/2019).
Y mengaku saat melakukan aksinya, dia tidak berpikir panjang kedatangannya bersama R ke mal dan menempelkan poster tersebut akan berujung ke perkara hukum.
“Saya enggak tahu, setelah menempelkan poster di toilet yang kondisinya sepi, saya dan R membeli minuman di salah satu minimarket. Saya juga sempat menempelkan poster di tiang listrik di sana. Saya baru kepikiran begitu sampai rumah. Saya sempat tanya ke teman saya itu kalau ini melanggar, katanya tidak apa-apa,” lanjut Y.
Y juga menjelaskan dirinya dijemput aparat kepolisian beberapa hari setelah menempelkan poster berisi kritikan terhadap Sukeno, bos PT PSS, perusahaan pengelola PSS Sleman
“Waktu itu saya lagi nge-game di rumah, dibilangin pakde saya, di depan ada polisi. Saya diminta ke rumah pak RT. Setelah itu saya ikut bapak-bapak ke Polsek Kalasan, di sana saya ditanyai lagi, dan baru dibawa ke Polsek Sleman. Dalam perjalanan saya sempat kabari teman saya [R] jika saya dibawa ke Polsek,” ucap Y.
Mengenai permasalahan dan latar belakang poster yang dibawa, Y enggan berbicara. “Saya enggak tahu. Saya tahunya pas main ke rumah R, dia teman satu komunitas saya. Sudah dua tahun kenal sama dia. Di sana sudah ada poster. Setelah itu saya dan R ke mal dan menempelkan poster tersebut,” ucap Y.
Sementara ketua RT setempat, Singgih mengungkapkan Y sejatinya adalah anak yang baik. “Hanya dia hobi bola. Saya enggak tahu R, dia orang jauh."
Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Yulianto mengungkapkan kepolisian tetap melanjutkan proses hukum yang dilakukan oleh Y dan R. Polisi masih memburu R yang diduga menyuruh Y menempelkan poster tentang PSS di mal.
“Perkara masih lanjut karena satunya belum ketemu. Nanti penanganannya kami dilakukan secara diversi,” ucap Yulianto.
Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana karena Y masih berstatus anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar