Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Aldila Sutjiadi/Antara-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, JAKARTA - Petenis Indonesia menjadi unggulan pada tiga nomor cabang olahraga (cabor) tenis SEA Games Filipina 2019, demikian dilansir laman resmi ajang multicabang tersebut, Selasa (26/11/2019).
Pada nomor ganda campuran, peraih emas Asian Games 2018 pasangan Aldila/Christopher Rungkat menghuni posisi unggulan pertama.
Adila juga menempati unggulan utama pada nomor tunggal putri. Pada nomor ganda putri, unggulan utama juga diduduki oleh pasangan Indonesia, yakni Beatrice Gumulya/Jessy Rompies.
Aldila tidak mau dibebani oleh statusnya sebagai unggulan teratas dan memilih untuk fokus bermain di lapangan.
"Seeding hanya deretan angka, pokoknya tetap fokus dan siap kerja keras di lapangan," kata Aldila melalui keterangan tertulis, Selasa.
Sebagai unggulan teratas, Aldila akan ditantang Luksika Kumkhun (Thailand), Aunchisa Chanta (Thailand), dan Charmaine Seah (Singapura).
Pada Sea Games Filipina 2019, Indonesia diperkuat sepuluh petenis. Pada kelompok putra, Selain Christopher, tim Indonesia dihuni juga oleh kakak-beradik David Susanto-Agung Susanto, Muhammad Rifqi Fitriadi, dan Ari Fahresi.
Sedangkan pada kategori putri, selain trio petenis senior Aldila, Beatrice, dan Jessy, Indonesia diperkuat juga oleh dua petenis belia Priska Madelyn Nugroho dan Rifanti Kahfiani.
Priska yang berusia 16 tahun merupakan petenis termuda pada penyelenggaraan SEA Games tahun ini.
Terdapat lima kategori yang akan dipertandingkan pada cabor tenis di SEA Games Filipina 2019, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Cabang olahraga tenis akan dimainkan di lapangan-lapangan permukaan keras (hardcourt) di kompleks olahraga Rizal Memorial yang berada di jantung ibukota Filipina, Manila. Tenis akan digelar mulai 1 sampai 7 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Z Jerman siap mendukung program PLTS 100 GW Indonesia, tetapi menilai sistem kelistrikan dan SDM perlu diperkuat.
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.