650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Tim bola voli putra Indonesia/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim bola voli putra Indonesia bakal menghadapi tuan rumah Filipina pada pertandingan final SEA Games 2019 di Philsports Arena, Metro Manila, Selasa (10/12) setelah kedua tim tampil gemilang di babak sebelumnya.
Bastian Tantomo dan kawan-kawan lolos ke final setelah menang meyakinkan atas Myanmar di Philsports Arena, Metro Manila, Minggu (8/12/2019) dengan skor 3-0 (25-19, 25-23, 25-15).
Pada laga krusial ini, tim bola voli putra turun dengan kekuatan penuh termasuk Rivan Nurmulki yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Aksi pemain Samator ini membuat pertahanan Myanmar jebol melalui spike-spike keras maupun back attack.
Dominasi permainan Indonesia terus terjadi meski Myanmar juga melakukan serangan yang salah satumya lewat spike-spike keras dari Wai Ya Htike. Pelan tapi pasti tim Merah Putih mampu mengakhiri set pertama dengan kemenangan 25-19.
Memasuki set kedua pertandingan bertambah sengit. Kejar mengejar dalam perolehan poin terus terjadi. Beruntung tim Indonesia tampil tenang sehingga mampu keluar dari tekanan dan mengakhiri pertandingan dengan 25-23.
Di set ketiga, tim Indonesia tampil lepas. Kombinasi serangan yang dilakukan oleh Rivan, Doni Haryono dan pengatur serangan Nizar Zulfikar berjalan dengan baik pundi-pundi poin terus diraih dan kemenanganpun diraih oleh tim Merah Putih dengan skor akhir 25-15.
Sementara itu, tuan rumah Filipina melaju ke final setelah membuat kejutan dengan menjungkalkan sang juara bertahan Thailand. Ricky Marcos dan kawan-kawan meraih kemenangan dengan skor 3-2 (17-25, 25-20, 23-25, 27-25, 17-15).
Hasil ini jelas di luar dugaan mengingat Thailand cukup superior dalam beberapa SEA Games terakhir. Bahkan, Indonesia selalu dibuat menjadi yang kedua. Tim Merah Putih ini terakhir meraih emas pada SEA Games 2009.
"Indonesia tidak pernah kehilangan satu set pun dan itu jadi modal baik untuk tampil di babak final. Lawan tuan rumah, kemungkinan akan main lebih dari tiga set itu bisa saja ada, tapi kita harus yakin dengan kemampuan yang ada," kata manajer tim bola voli Indonesia Santiaji.
Dengan bertemu Filipina di final, peluang Indonesia untuk meraih emas cukup terbuka karena selama ini selalu terganjal Thailand. Namun, anak asuh Li Qiujiang ini tidak boleh gegabah karena tuan rumah didukung publik sendiri dan telah menundukkan tim calon juara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.