Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mbah Kabul pengasong legendaris di stadion di DIY -Twitter/@ervvaan
Harianjogja.com, JOGJA--Kabar duka datang bagi suporter sepak bola di DIY.
Seorang pengasong yang terkenal di DIY, Suyamdi, akrab disapa Mbah Kabul, meninggal dunia, Sabtu (14/12/2019) pagi. PSS Sleman pun mengungkapkan duka cita atas kepergian pedagang asongan legendaris yang kerap ditemui di berbagai stadion di DIY itu.
Ucapan selamat tinggal untuk Mbah Kabul dibagikan PSS melalui akun resmi Twitter-nya pada Sabtu, setelah kabar duka tersebut tersebar di kalangan pencinta sepak bola DIY.
Bagi PSS Sleman, Mbah Kabul adalah sosok yang hangat dan setia menemani PSS kala bermain di kandang. Doa pun disampaikan oleh PSS untuk sang legenda.
"Orang paling hangat yang selalu ada di tengah-tengah kita kala PSS berkandang ini, sekarang telah meninggalkan dunia untuk selamanya.
Sugeng tindak, Mbah Kabul. Lapang jalanmu di sana. Selamanya di hati kami," tulis @PSSleman.
Mbah Kabul mengembuskan napas terakhirnya di usia 69 tahun. Ia dikabarkan meninggal karena kecelakaan seusai berjualan di acara wayang di Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.
Selama ini sosoknya dikenal akrab oleh para suporter bola di DIY sebagai pribadi yang hangat dan kerap melontarkan guyonan kocak.
@UltrasSyariah76: Saksi perjuangan PSS dari stadion Mandala Krida - Tridadi - Maguwoharjo. Sugeng tindak Mbah Kabul. Semoga husnul khatimah, amin.
@halipnuryanto: "Nonton bal kok do meneng wae, nonton bal opo layat?" [Nonton bola kok pada diam saja, nonton bola apa melayat?]. Kata kata yang sering dia sampaikan ketika dodolan neng [jualan di] Stadion Tridadi. Nderek belo sungkowo.
@upilgajah_: Kene le, njaluk opo le? Pie? Njaluk adhi meneh? [Sini nak, minta apa nak? Gimana? Minta adik lagi?].
@DalangSeno: Selain setia di tribune-tribune stadion DIY, beliau juga selalu hadir di pagelaran-pagelaran wayang Ki Seno Nugroho. Kaget rasane dapat kabar semalam sepulang dari jualan Sendangtirto mengalami kecelakaan. Sugeng tindak Mbah Kabul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan mengungguli Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.