PSIM Jogja Dapat Evaluasi Penting dari Duel Kontra Bhayangkara
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Miniatur Bus PSS yang diterima oleh pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Ada yang menarik pada laga pamungkas Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan PS Tira-Persikabo yang berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan PSS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (22/12/2019) sore.
Usai laga, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari seorang anak kecil yang berada di tribun barat.
Anak kecil yang mengenakan jersey PSS Sleman itu menyerahkan minatur bus bertuliskan PSS Sleman dari balik besi penyekat tribun kepada pelatih berlisensi AFC Pro tersebut. Seto yang menghampiri anak kecil tersebut pun dengan tersenyum menerima hadiah tersebut.
Dikonfirmasi perihal aksi tersebut, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku tidak mengetahui maksud dan tujuan dari Sleman Fans cilik tersebut.
“Saya enggak tahu namanya. Saya hanya dikasih saja. Saya enggak tahu maksudnya, mungkin saya menjadi ? , tetapi saya ucapkan terima kasih. Hadiah itu saya simpan,” kata Seto.
Sebagai tim promosi yang banyak dihuni oleh pemain di Liga 2 dan Liga 3, PSS Sleman menjelma menjadi tim kuat saat ditangani oleh Seto Nurdiyantoro. PSS yang semula tidak diperhitungkan mampu finis di peringkat ke-8.
Bagi Seto, Liga 1 2019 adalah musim yang luar. Untuk itu, dirinya menyampaikan apresiasi kepada semua yang berkontribusi membuat pasukan Super Elang Jawa berlari sejauh ini.
"Yang pertama untuk PT dan manajemen PSS. Telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar di PSS ini. Terima kasih juga untuk staf pelatih yang lainnya, di situ ada pelatih, ada medis, ada analisis," kata Seto.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada pendukung fanatik dan tentunya, para anak asuhnya. Hanya saja, ucapannya di sini seakan mengisyaratkan sesuatu tentang masa depannya bersama PSS.
"Terima kasih, kepada pemain terutama. Ini perjalanan yang luar biasa di tahun ini. Selama saya melatih, walaupun baru sebentar, tapi merasakan menjadi sebuah keluarga yang luar biasa. Mereka sangat kompak dan mungkin tidak bisa saya temukan lagi di tahun-tahun berikutnya, bisa jadi. Tapi, ini sangat luar biasa," lanjut Seto,
Sejauh ini, Seto menyatakan masih belum membahas kontrak baru dengan PSS Sleman. Kendati demikian, pertemuan awal telah dilakukannya dengan manajemen terkait dengan kemungkinan dirinya bertahan di PSS musim depan.
"Memang sudah ada pertemuan, tapi hanya sekedar say hello," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.
Badan Geologi mengidentifikasi potensi likuefaksi, gerakan tanah, dan tsunami pascagempa magnitudo 7,7 di NTT.
Gempa Flores M 7,7 memicu longsor di sejumlah ruas jalan nasional di NTT. Menteri PU Dody Hanggodo langsung terbang ke lokasi untuk memastikan penanganan.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.