Pabrik BYD di Indonesia Segera Diresmikan, M6 Sudah Dirakit Lokal
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Granit Xhaka/Reuters-Stefan Wermuth
Harianjogja.com, JAKARTA - Gelandang Arsenal Granit Xhaka akan berlabuh ke Hertha Berlin.
Masa depan gelandang asal Swiss tersebut di Emirates Stadium mulai diragukan sejak ia terlihat marah ketika ditarik keluar lapangan selama pertandingan melawan Crystal Palace, yang berakhir imbang 2-2 pada Oktober.
Mantan pemain Borussia Monchengladbach diketahui menantang para suporter tuan rumah, yang mengejek saat Xhaka diganti saat melawan Palace sebelum melepas seragamnya lalu berjalan meninggalkan lapangan.
Setelah dicopot dari jabatan kapten oleh mantan pelatih Arsenal Unai Emery, kemungkinan Xhaka dapat dilepaskan pada bursa transfer Januari.
Namun, pelatih anyar Arsenal Mikel Arteta menaruh kekaguman kepada Xhaka, mengungkapkan bagaimana ia menyarankan agar Manchester City merekrutnya pada 2016.
Xhaka bermain sejak awal pertandingan saat Arsenal ditahan imbang 1-1 di Bournemouth pada Boxing Day, yang menjadi pertandingan pertama Arteta sejak ditunjuk sebagai pelatih The Gunners.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M