FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Elton Maran / Instagram : SulutUnitedfc
Harianjogja.com, JOGJA - Dua mantan penyerang PSIM Jogja, Rosi Noprihanis dan Elthon Maran dipastikan bergabung dengan Sulut United pada kompetisi Liga 2 2020 mendatang.
Kepastian bergabungnya dua mantan pemain PSIM Jogja ini diungkapkan oleh akun instagram resmi Sulut United, @Sulut United.fc.
Rosi yang sempat berbaju PSIM Jogja dan mencetak dua gol untuk Laskar Mataram pada musim lalu terlebih dahulu sepakat dengan Sulut United, Minggu (29/12/2019).
“Selamat Datang ROSSY NOPRIHANIS. Sulut United ketambahan kekuatan daya gedor lini depan melalui putra asal NTB, Rossy Noprihanis. Pemain sarat pengalaman di kancah sebakbola Indonesia. Sulut United semakin INDONESIA ,” tulis akun tersebut.

Sedangkan mantan penyerang PSIM Jogja Elthon Maran, 2011 lalu, diketahui bergabung dengan Sulut United pada Rabu (1/1/2020).
“Tahun baru, semangat baru dari Papua untuk Sulut United .Selamat datang kaka Elthon Maran dari Kalteng Putra,” tulis akun tersebut.

Selain Elthon dan Rosi, Sulut United memastikan telah mendapatkan tanda tangan Andre Oriza, Adi Parwa, Haris Hardiansyah, Daud Kotulus, Rian Lasut, Dani Marvelous Namange dan Mahadirga Lasut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.