Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Gordon Taylor, Chief Exeutive Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA), organisasi untuk para pemain sepak bola di Inggris dan Wales./Reuters-Andrew Boyers
Harianjogja.com, JAKARTA – Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA), wadah organisasi para pemain sepak bola di Inggris dan Wales, menghadapi penyelidikan atas dugaan penyimpangan penyaluran dana sumbangan.
Komisi Charity Pemerintah Inggris menyebut penyelidikan itu sebagai intervensi paling serius yang dapat dilakukannya, dan akan fokus pada pengelolaan dana sumbangan organisasi pemain oleh para pengawasnya, termasuk oleh Kepala Eksekutif PFA Gordon Taylor.
Penyelidikan akan fokus pada hubungan dan transaksi amal dengan badan-badan lain dan apakah mereka dalam kepentingan terbaik amal, dan apakah kegiatannya telah secara eksklusif amal dan untuk kepentingan publik.
Kepala Penyelidikan, Pemantauan, dan Penegakan Komisi Stephen Grenfell mengatakan publik seharusnya mengharapkan badan amal beroperasi dengan standar tertinggi atas semua yang mereka lakukan.
"Kecurigaan besar mengemuka seputar bagaimana donasi sumbangan dijalankan Asosiasi Pesepak Bola Profesional. Kami akan memeriksa apa yang terjadi di badan amal itu melalui penyelidikan resmi sekaligus memastikan, jika perlu mengambil tindakan," ungkapnya pada Rabu (15/1/2020).
Taylor mengatakan pada Maret 2019 bahwa dia akan mundur menyusul kesimpulan dari tinjauan independen yang sedang berlangsung terhadap organisasi yang telah dipimpinnya sejak 1981 itu.
Komisi Charity membuka kasus kepatuhan regulasi untuk pertama kalinya pada November 2018.
Sementara itu, PFA mengatakan para pengurus siap bekerja sama secara penuh, terbuka dan transparan dengan Komisi Charity dan akan terus melakukannya selama proses berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/AFP
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.