Update Rekapitulasi Suara Per Pukul 15.00 WIB, Prabowo-Gibran Raup 58,62% Anies-Imin 25,08%
Hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2024 dari 37 provinsi di Indonesia oleh KPU, Prabowo-Gibran memimpin.
Unai Emery/Reuters-Peter Cziborra
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan pelatih Arsenal Unai Emery menuduh beberapa mantan pemainnya tidak memiliki \'sikap yang baik\' untuk mendukung upayanya membangun kembali kekuatan tim selama 18 bulan masa kepelatihannya di Emirates Stadium.
Pelatih asal Spanyol itu dibebaskan dari kursi kepelatihan Arsenal pada November 2019 setelah tak mampu meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi. Saat itu, The Gunners terpaut delapan poin dari posisi empat besar Liga Premier.
Dilansir skysports.com, Selasa (11/2/2020), Emery mengatakan kepada France Football bahwa Arsenal sudah mengalami penurunan performa dalam dua tahun terakhir sebelum dia ditunjuk sebagai pelatih. Dia menegaskan telah berupaya untuk membangun kembali fondasi tim.
Capaian Arsenal di era kepelatihannya, jelas dia, juga tidak terlalu buruk. Performa tim, jelasnya, terus menunjukkan peningkatan.
"Kami mulai membangun kembali klub dan berhasil mencapai final Liga Eropa dan posisi kelima di Liga Premier Inggris atau hanya terpaut satu poin dari Tottenham Hostspur. Namun, faktanya kami hanya mendapat satu poin dalam lima pertandingan terakhir kami," ujarnya.
Namun, Emery mengakui bahwa badai cedera telah menganggu upaya tersebut, khususnya di sektor pertahanan. Kondisi itu dinilai sangat mempengaruhi performa tim.
"Tapi kami kehilangan empat kapten: [Laurent] Koscielny, [Petr] Cech, [Aaron] Ramsey dan [Nacho] Monreal. Mereka adalah pemain yang kami lewatkan musim ini untuk tetap berada di jalur yang benar."
Di sisi lain, Emery menyoroti sikap sejumlah pemain yang turut berkontribusi terhadap anjloknya performa tim. Dengan kondisi itu, dia menilai Arsenal membutuhkan waktu untuk meningkatkan kembali kinerjanya.
"Beberapa pemain bintang tidak memiliki sikap yang baik dan meminta lebih dari apa yang mereka berikan kembali. Dengan mempertimbangkan semua itu, kami perlu waktu untuk berhasil dengan transisi kami ke Arsenal baru, yang saya inginkan."
Komentar itu diberikan Emery setelah sejumlah pemain Arsenal angkat bicara terkait perubahan tim ketika ditangani Mikel Arteta. Mesut Ozil dan Alexandre Lacazette berbicara kepada publik dan menilai bahwa tim telah bersatu di bawah filosofi taktis manajer baru Mikel Arteta.
"Sebagai tim, kami jauh lebih bahagia dan semua orang ingin memberikan segalanya untuk klub ini," kata Ozil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2024 dari 37 provinsi di Indonesia oleh KPU, Prabowo-Gibran memimpin.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.