Moto3 Jepang: Veda Ega Pratama Amankan Posisi 8 saat Latihan di Motegi
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Cincin Olimpiade diangkat ke udara oleh crane, dikelilingi para aktor yang menari di sekitarnya, dalam upacara pembukaan Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina, Sabtu (6/10)./IOC via Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah anggaran yang tak kecil harus disediakan pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan keberangkatan atlet Merah Putih ke ajang Olimpiade Tokyo 2020. Menurut perkiraan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), jumlahnya tak kurang dari Rp40 miliar.
Hal tersebut dikatakan Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari pada Selasa (25/2/2020) kemarin. “Lebih dari Rp40 miliar kira-kira,” kata pria yang karib disapa Okto itu di Jakarta
Kendati begitu, angka yang diajukan tersebut masih akan dikaji bersama Kemenpora. Hal itu dilakukan demi mencegah kekeliruan serta temuan-temuan yang berpotensi menjadi masalah di masa mendatang.
"Kami pastikan semua dalam koridor yang benar. Ini yang repot bagaimana menyesuaikan antara perencanaan, penggunaan, dan administrasi bisa berjalan dan klop. Dalam arti supaya tidak terpeleset lah (jadi masalah)," katanya.
Anggaran itu nantinya akan dipakai untuk kebutuhan Kontingen Indonesia yang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo. Kebutuhan itu meliputi antara lain tiket pesawat, kamar hotel serta uang saku atlet.
Selain anggaran kontingen, KOI juga membutuhkan dana lain untuk pembangunan infrastruktur Rumah Indonesia di Tokyo yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp200 miliar. Rumah Indonesia tersebut merupakan bentuk promosi dan kesiapan Indonesia menjadi calon tuan rumah Olimpiade 2032.
Sebelumnya, Kemenpora telah menargetkan sebanyak 46 atlet bisa lolos Olimpiade 2020 Tokyo.
“Kami sudah ada lima wakil yang lolos, tapi ada potensi dari cabang-cabang lainnya seperti bulu tangkis (12 atlet), bola voli (2 atlet pantai), sepeda (1 atlet), tenis (2 atlet), dayung (8 atlet), tinju (1 atlet), taekwondo (2 atlet), sepatu roda (2 atlet), dan renang (2 atlet). Totalnya ada 46 atlet dari 13 cabor yang diprediksi bisa lolos," kata Deputi IV Kemenpora, Chandra Bakti, beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, baru ada enam wakil Indonesia yang lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri dari cabang atletik, Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah dari cabang angkat besi, Vidia Rafika dari cabang menembak serta Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa dari cabang panahan untuk nomor recurve perorangan putra dan perorangan putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.
Hasil UEFA Nations League 2026/2027: Belgia menang 3-0 atas Türkiye, Polandia 6-0 Rumania, Prancis ditahan Italia 1-1.