Terlalu Lama Scroll Bisa Ganggu Fokus dan Kesehatan Mental
Terlalu sering scroll media sosial dapat mengganggu konsentrasi, tidur, produktivitas, hingga kesehatan mental. Simak 13 dampaknya.
Dejan Antonic / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mulai memimpin latihan Bagus Nirwanto dan kawan-kawan, Selasa (3/3/2020) sore di Lapangan UII. Eks pelatih Borneo FC dan Madura United ini menegaskan dirinya bukan tukang sulap yang bisa langsung membawa PSS meraih prestasi tertinggi.
“Dejan bukan Magician [tukang sulap]. Orang harus mengerti. Sepak bola jangan instan. Kita harus butuh waktu,” kata Dejan.
Di sisi lain, Dejan mengakui jika dirinya senang dengan banyaknya pemain muda di Sleman. Meski diakuinya hal ini cukup banyak membawa risiko ke tim. Selain itu, Dejan juga tidak bisa memilih pemain, sebab, dirinya baru menangani tim setelah PSS menjalani laga perdana melawan PSM Makassar, Minggu (1/3/2020) lalu.
“Ada lima sampai enam pemain lama juga keluar. Kami harus kerja keras lagi, kami coba lebih bagus lagi. Tetapi semua butuh proses,” lanjut Dejan.
“Baru tadi kita bicara soal program dan semangat. Untuk itu saya minta semua suporter, masyarakat Sleman untuk kasih waktu untuk lihat tim ini. Jangan hanya lihat terdekat. PSS adalah tim tradisi bagus, suporter bagus sekali,” ucap Dejan.
Sebagaimana diketahui PSS menunjuk Dejan Antonic sebagai pelatih baru, Rabu (26/2/2020), menggantikan Eduardo Perez Moran yang mengundurkan diri pada Sabtu (22/2/2020) pekan lalu.
Plt. Manajer PSS, M. Eksan mengatakan penunjukkan Antonic lantaran pelatih berpaspor Serbia itu telah mengenal iklim sepak bola Indonesia. Ia pun optimistis, pria berusia 51 tahun itu akan membantu PSS mengarungi ketatnya Liga 1 musim 2020.
"Pengalaman Dejan Antonic sebagai pemain dan pelatih yang sudah mengenal sepak bola Indonesia merupakan salah satu pertimbangan dari PSS untuk mengontraknya. Kami yakin beliau akan membawa PSS pada jalurnya untuk mengarungi Liga 1 2020," ujar M. Eksan.
Dejan Antonic adalah mantan pemain sepak bola asal Serbia. Ia memulai kariernya sebagai pemain di klub lokal ternama, Red Star Belgrade (1984-1991). Ia ikut menjadi bagian timnas Yugoslavia pada 1987 yang meraih Piala Dunia U-20 setelah menang adu penalti di final melawan Jerman Barat.
Lelaki kelahiran Beograd, Serbia, pada 22 Januari 1969 itu mengawali kariernya di Indonesia sebagai pemain Persebaya Surabaya pada 1996. Dejan mengantarkan Persebaya Surabaya juara Divisi Satu dan sekaligus kembali masuk ke Divisi Utama Liga Indonesia.
Setelah itu, Dejan yang pernah juga memperkuat Persema Malang, Persita Tangerang, dan Deltras Sidoarjo itu berkarier sebagai pelatih, dan sudah mengantongi lisensi UEFA Pro.
Sebelum berkarier sebagai pelatih di Indonesia, Dejan menjadi pelatih di klub ternama di Hongkong yakni Kitchee FC (2005-2008). Pelatih terbaik Hongkong 2006 itu juga ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Hongkong dalam persiapan untuk Babak Kualifikasi AFC Asian Cup 2011.
Arema Indonesia adalah klub pertama di Indonesia yang dilatihnya. Dejan Antonic dinobatkan sebagai "Pelatih Terbaik 2011-2012" oleh situs web Goal.com setelah membawa Arema Indonesia lolos ke babak perempat final di AFC Cup.
Beberapa klub yang pernah dilatihnya ialah Pro Duta (2013-2014), Pelita Bandung Raya (2014), Persib Bandung (2016), Borneo FC (2018), dan Madura United (2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Terlalu sering scroll media sosial dapat mengganggu konsentrasi, tidur, produktivitas, hingga kesehatan mental. Simak 13 dampaknya.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.