Prediksi 2022: Properti Industri & Logistik Diprediksi Paling Dicari
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Jonathas Cristian de Jesus/La Liga
Harianjogja.com, JAKARTA – Striker klub Spanyol Elche yang berasal dari Brasil, Jonathas Cristian de Jesus, sepekan lalu divonis mengidap virus corona baru (COVID-19) dan dia kini menggambarkan kondisinya: "Saya sangat menderita, saya tidak punya kekuatan sama sekali."
Dia menjadi pemain pertama di divisi Segunda, kompetisi level kedua dalam sistem sepak bola Spanyol setelah Divisi Primera La Liga, yang dipastikan menderita penyakit itu, dan yang kedua di sepak bola Spanyol setelah kapten Valencia Ezequiel Garay, ang merupakan bek tengah Timnas Argentina.
Jonathas, yang berusia 31 tahun dan tercatat tiga kali membela Timnas Brasil U-19 pada 2008, menjelaskan bagaimana ia tidak memiliki energi yang tersisa di tubuhnya dan juga berbicara tentang migrain yang mengerikan, yang melukai seluruh tubuhnya.
Sekarang dia dikarantina di rumahnya dan menjalani proses pemulihan, tetapi dia telah berbicara tentang rasa sakitnya sebagai bagian dari upayanya memperingatkan orang lain bahwa mereka tidak boleh meremehkan virus ini.
"Saya mulai merasakan demam, ketidaknyamanan yang sangat hebat," kata Jonathas kepada media Brasil Globo, seperti dikutip oleh Marca dan ditulis kembali oleh Football Espana. “Saya pikir itu hanya migrain. Seperti kepalaku sakit sekali, tapi itu juga melukai seluruh tubuhku.”
“Mereka mengatakan kepada saya untuk melakukan tes dengan cepat dan ternyata positif. Saya tidak bisa berlatih. Tubuh saya lemah, terutama dalam tiga hari pertama, saya sangat menderita. Saya tidak punya kekuatan sama sekali. Ketika saya pergi mandi, saya hampir pingsan di kamar mandi. “Itu rasa sakit yang hebat; Saya belum pernah merasakannya. Virus ini tak bisa dianggap mainan.”
“Saya seorang atlet dan saya memiliki banyak rasa sakit, jadi bayangkan orang yang lebih tua. Itu sebabnya kita harus banyak berpikir apa yang terjadi di sana di Brasil, karena banyak orang tidak menyadari beratnya virus ini."
Jonathas dikatakan pulih dari virus tetapi belum diuji negatif, sementara itu semua anggota skuat Elche mengisolasi diri untuk membatasi penyebaran virus.
Pemain depan tersebut sempat memperkuat sejumlah klub kondang di berbagai negara di antaranya Cruzeiro, Villa Nova (Brasil), AZ Alkmaar (Belanda), Torino, Pescara, Brescia (Italia), Real Sociedad (Spanyol), Rubin Kazan (Rusia), Hannover 96 (Jerman).
Jonathas sebelumnya juga merumput bersama Elche pada musim 2014-2015. Itu merupakan musim terakhir Elche berkompetisi di Divisi Primera La Liga.
Ketika itu Elche sebenarnya finis di peringkat ke-13 dari 20 kontestan sehingga mestinya tidak terdegradasi ke Segunda. Namun, akibat gagal menunaikan kewajiban pajak, LFP (Liga de Futbol Profesional), pengelola kompetisi sepak bola Spanyol, menghukum Elche degradasi.
Elche saat ini menempati peringkat keenam klasemen sementara Segunda dengan kompetisi dihentikan akibat pandemi virus corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.