Moto3 Jepang: Veda Ega Pratama Amankan Posisi 8 saat Latihan di Motegi
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
SathiyanGnanasekaran/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Terjebak di dalam rumah tanpa memiliki teman latihan rupanya tidak membuat atlet tenis meja asal India Sathiyan Gnanasekaran berhenti berlatih.
Selama diberlakukannya lockdown di negara tersebut akibat pandemi COVID-19 atau virus corona, pria berusia 27 tahun itu tetap rajin berlatih dengan bantuan sebuah robot.
Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) telah menangguhkan seluruh turnamen dan kegiatan lainnya hingga 30 Juni 2020. Sementara itu, lockdown yang sudah berlangsung selama tiga minggu di India juga mengacaukan jadwal latihan para atlet, termasuk Sathiyan.
Robot yang diimpor oleh Sathiyan dari Jerman itu mampu menembakkan 120 bola per menit dari seberang net dengan putaran dan kecepatan yang bervariasi.
“Setiap hari, saya selalu berlatih dengan robot ini selama kurang lebih satu setengah jam. Tanpa adanya teman latihan, robot ini menjadi solusi supaya saya tetap bisa menjaga performa dan pola permainan saya,” kata atlet peringkat 31 dunia itu.
Meskipun robot tersebut tidak bisa disamakan dengan lawan main sungguhan, namun Sathiyan menilai robot itu memiliki beberapa kelebihan dibandingkan manusia.
“Robot itu mampu menghasilkan kecepatan dan perputaran bola yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia. Dengan begitu, kemampuan saya dalam menerima dan merespon bola juga semakin baik,” ungkap Sathiyan yang juga merupakan seorang insinyur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kenali 6 tanda ban kendaraan harus diganti, mulai TWI, retakan, benjolan, tekanan angin hingga getaran saat berkendara.
ChatGPT kini punya fitur virtual try-on untuk melihat pakaian pada foto pengguna. Simak cara pakai dan batasannya sebelum membeli.
Harga tiket final Indonesia vs Thailand mulai Rp250 ribu hingga Rp1 juta. Cek kategori, syarat Garuda ID, dan cara belinya.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Bintang/Sofyan menghadapi Qatar di final voli pantai Asian Games 2026, Sabtu (3/10). Laga berlangsung pukul 11.00 WIB.