Lelang Aset Koruptor di BPA Fair Laris, Harley hingga BMW Terjual
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kai Havertz/Bundesliga.com
Harianjogja.com, JOGJA – Gelandang muda Bayer Leverkusen Kai Havertz menatik banyak perhatian klub-klub lain menjelang jendela transfer musim panas ini.
Penampilan bersama Leverkusen menarik minat banyak klub untuk mendapatkan jasanya. Namun, pemain berusia 20 tahun itu disarankan untuk bertahan dan memikirkan masa depannya dengan hati-hati.
Bersama klub Jerman tersebut, Havertz telah mencetak 40 gol dan 30 assist dari 140 pertandingan di semua ajang. Havertz juga berhasil menembus timnas senior Jerman dan tampil perdana pada 9 September 2018.
Sejauh ini, pemain yang bisa berperan sebagai penyerang sayap dan juga gelandang serang itu sudah menorehkan tujuh penampilan bersama skuat Der Panzer dan mengontribusi satu gol.
Klub-klub besar seperti Bayern Munchen dan Liverpool dilaporkan menjadi tim terdepan yang tertarik untuk mengangkutnya.
Akan tetapi, mantan pemain Leverkusen Jens Nowotny memperingatkan agar Havertz berhati-hati mengambil langkah selanjutnya. Nowotny telah menghabiskan kariernya 10 tahun di Leverkusen dan selama waktu itu ia telah tampil 48 kali untuk timnas Jerman.
"Agar ia berkembang sebagai pemain. langkah selanjutnya sangat penting. Dia harus bertanya pada diri sendiri: adakah klub yang dapat membantunya meningkatkan potensi dirinya," ujar Nowotny yang dikutip Goal dan dilansir Antara pada Selasa (19/5/2020).
"Di satu sisi, dia butuh pelatih semacam Juergen Klopp, Pep Guardiola, atau Jose Mourinho, yang dapat membawanya lebih jauh. Di sisi lain, pelatih macam itu juga mesti berada di klub yang bisa membantunya berkembang," lanjutnya.
Nowotny mengaku ragu bila Bayern Munchen adalah klub yang cocok untuk Havertz. Dia sadar bahwa Havertz bisa bisa saja berkembang di sana. Namun, ia harus memperebutkan satu tempat di tim inti, sesuatu yang sulit bagi pemain muda sepertinya.
Oleh sebab itu, Nowotny menyarankan agar Havertz pindah ke Dortmund atau bertahan dulu di Leverkusen setidaknya semusim lagi.
"Setidaknya ia (Havertz) harus bertahan di Leverkusen paling tidak satu musim lagi saja. Atau ia bisa pindah ke Borussia Dortmund. Bagi pemain muda, lingkungan di Borussia Dortmund lebih baik daripada Bayern Munchen," ujar Nowotny.
Kontrak Havertz bersama Leverkusen masih tersisa hingga 30 Juni 2022. Saat ini nilai transfernya diperkirakan 100 juta euro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.