Sultan HB X Minta Toko di Jogja Sediakan APAR untuk Cegah Kebakaran
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Pelatih Lyon Rudi Garcia/Reuters-Jean^Paul Pelissier
Harianjogja.com, JOGJA – Lyon akan menantang Bayern Munchen pada semifinal Liga Champions di Portugal, Kamis (20/2020) dini hari WIB. Pelatih Lyon Rudi Garcia menegaskan tim asuhannya merasa tak takut melawan Bayern meski laga ini diprediksi akan sangat sulit untuk Lyon.
“Statistik tidak akan menjadi pertimbangan. Kami bisa menjadi penyakit untuk tim lain,” kata pelatih kelahiran Nemours, Prancis, berusia 56 tahun yang pernah menukangi AS Roma, Marseille, Lille, dan Saint-Etienne itu, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (19/8/2020).
Lyon yang lolos ke semifinal Liga Champions pertama kali sejak 2010, merasa tak ada yang ditakutkan setelah menyingkirkan dua tim raksasa, Juventus pada 16 besar dan Manchester City di perempat final.
Ketika ditanya daya ledak yang impresif dari Bayern Munchen, yang sepenuhnya terlihat saat menggasak Barcelona 8–2, Garcia menunjukkan bahwa timnya juga memiliki barisan serang yang sama menakutkan.
"City telah mencetak lebih dari 100 gol di Liga Primer Inggris, jadi jika kita cuma melihat statistik, kita cuma bisa menyaksikan pertandingan di hotel dan biarkan saja Bayern bermain sendirian," kata Garcia.
Pada 10 tahun lalu, Lyon dikalahkan Bayern Munchen di fase semifinal Liga Champions dengan skor agregat 0–4. Namun, Munchen kemudian dikalahkan Inter Milan, yang di semifinal menaklukkan Barcelona dengan skor agregat 3–2.
Kini menghadapi lawan yang menghentikan mereka di semifinal 10 tahun lalu, Lyon yakin berpeluang menebus kekalahan untuk menciptakan final Liga Champions musim ini dengan sesama tim Prancis setelah di semifinal pertama Paris Saint-Germain melumat wakil Jerman lainnya, RB Leipzig, dengan skor telak 3–0.
Menurut Garcia, Munchen memang tidak memiliki banyak kelemahan, tetapi dia tetap berpandangan bahwa tak ada tim yang sempurna. "Kami boleh saja underdog, tetapi kami sudah mengalahkan tim-tim besar untuk sampai ke tahap ini dan yang lain mungkin mulai menganggap kami serius."
"Mungkin kami bukan gunung besar yang sulit didaki, tetapi kadang-kadang batu kerikil dalam sepatu Anda bisa menghalangi Anda untuk menaiki gunung kecil," lanjut mantan pemain tengah Lille dan Caen itu.
Garcia mengatakan dia bisa mengandalkan semua anggota skuadnya karena tidak ada pemain yang cedera dan tak menganggap telah melawan City 4 hari lalu bakal menjadi masalah. "Kami bisa mengganti separuh tim, dengan dibolehkannya lima pergantian pemain. Jadi, tidak masalah."
Penjaga gawang Anthony Lopes yakin dia dan rekan-rekan satu timnya tak akan menyerah sampai peluit akhir dibunyikan. "Kami memiliki peluang memainkan semifinal Liga Champions. Bayern tim besar, tetapi kami akan memberikan segalanya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.