Mantan Kades Diusulkan Jadi Pj Kepala Desa, Ini Alasannya
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Pemain PSS Sleman Derry Rachman Noor berebut bola dengan pemain PS Tira Persikabo pada laga pekan ke-2 Liga 1 2020 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/3/2020) malam / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN--Direktur PT Putra Sleman Sembada [PSS], Marco Paulo Garcia menganggap lanjutan kompetisi Liga 1 di tengah pandemic ibarat memakan buah simalakama. Terdapat dua situasi yang sama-sama memberatkan.
Marco, sapaannya, mengatakan bahwa kompetisi seperti Liga 1 muaranya akan tetap ke timnas. Kompetisi menjadi tempat bagi para pemain menunjukan kemampuan. Jika betul memikat, kans untuk masuk ke skuat timnas terbuka lebar untuknya. Jadi, dapat dikatakan bahwa antara kompetisi dan eksistensi timnas jelas tak bisa dipisahkan.
“Timnas itu konsekuensi logis dari kompetisi. Sejatinya pemain memang dibina di kompetisi. Semua hal yang didapat di kompetisi dibawa ke timnas yang menjadi panggungnya. Dalam konteks ini saya sepakat,” ujar Marco, direktur yang membawahi klub PS Sleman, Rabu (21/10/2020).
Kendati demikian, seperti yang telah disinggung di awal, opsi melanjutkan kompetisi di tengah pandemi juga menyajikan konsekuensi tersendiri. Kata Marco, apabila kompetisi dilanjutkan dengan terpaksa maka luaran yang diharapkan oleh timnas justru tidak akan tercapai. Para pemain yang berkompetisi di tengah pandemi tak bisa lepas dari risiko penularan Covid – 19. Jika demikian, kerugian tak hanya diderita klub saja, timnas pun juga ikut kena imbasnya.
“Karena pemain-pemain yang bermain di kompetisinya, jika tetap dipaksakan, bisa terinfeksi Covid dan tidak siap untuk timnas nantinya,” kata Marco.
Marco juga menyoroti pada segi daya saing kompetisi yang tidak seimbang. Maka demikian, katanya, di tahun yang tak normal ini, pihaknya mesti memandang sepakbola dari dimensi berbeda. Khususnya, bila menyangkut konteks dan kondisi yang ada di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Asap kebakaran Gunung Bromo mulai terbatas dan api terkendali. Petugas gabungan tetap siaga karena masih ditemukan sisa bara.
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.