Prediksi Chelsea Vs Man City: The Blues Lanjutkan Rekor
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
Serdy Ephy Fano/Instagram @timnas.star
Harianjogja.com, SOLO—Bhayangkara Solo FC (BSFC) resmi memutus kontrak strikernya, Serdy Ephy Fano. Klub berjuluk The Guardian itu kehabisan kesabaran setelah pemain mudanya itu kedapatan dugem di klub malam. Manajemen BSFC menegaskan tak mau berkompromi dengan pemain yang memiliki attitude buruk.
Video Serdy bersama Yudha Febrian dan seorang perempuan di klub malam viral sejak beberapa hari lalu. Dugaan awal, video itu direkam saat Serdy dan Yudha melakukan tindakan indisipliner yang membuatnya didepak dari Timnas U-19. Namun rekan perempuan Serdy kemudian mengklarifikasi dan menyebut video itu baru terjadi setelah mereka dicoret dari Garuda Muda.
Manajemen BSFC kontan meradang dengan ulah buruk yang kembali dilakukan pemainnya. Manajer BSFC, I Nyoman Yogi Hermawan, mengatakan klub telah melepas Serdy menyusul tindakan indisipliner tersebut. Yogi mengatakan sikap tegas diambil karena attitude dan disiplin pemain merupakan concern tim. Menurut Yogi, keputusan melepas Serdy sudah disepakati dalam rapat manajemen. “Sanksinya pemutusan kontrak,” ujar Yogi saat dihubungi JIBI, Jumat (4/12/2020).
Hukuman tersebut menjadi pukulan kesekian bagi pemain kelahiran Jailolo, Ternate, itu. Sebelumnya Serdy pernah dicoret dua kali dari Timnas U-19. Pencoretan pertama terjadi akhir Agustus lalu yang membuatnya tak dibawa ke pemusatan latihan di Kroasia. Sempat dipanggil kembali, pemain 18 tahun itu dicoret lagi setelah kedapatan pulang ke hotel dini hari dan telat latihan. Manajemen BSFC berharap sanksi pemutusan kontrak dapat menjadi bahan introspeksi sang pemain. “Dia pemain muda dan bertalenta, masih banyak harapan. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujar Yogi.
Serdy Ephy sempat ikut rombongan tim ke Solo saat manajemen launching homebase di Stadion Manahan, 27 November lalu. Sementara itu PSSI tak ambil pusing dengan Serdy dan Yudha yang kedapatan dugem. Federasi lepas tangan karena mereka sudah dicoret dari Timnas U-19. “Ada atau tidak ada video itu, kami sudah mengambil keputusan. Berarti itu [video dugem] sudah menjadi tanggung jawab mereka sendiri,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.