Hati-Hati Barang Impor, Ini Modus yang Perlu Diwaspadai
Pelaku menggunakan berbagai macam modus. Mulai menyamar sebagai petugas Bea Cukai, hingga memanfaatkan rekayasa sosial demi mendekati target penipuan.
Bagian dalam Stadion Jatidiri/JIBI-Bisnis.com-Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Harianjogja.com, SEMARANG – PSIS Semarang dapat kembali merumput di Stadion Jatidiri pada pelaksanaan Liga 1 2021. Hal tersebut terungkap setelah manajemen PSIS menerima surat rekomendasi dari Sinoeng Nugroho Rachmadi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, atas nama Gubernur Jawa Tengah.
“Saya menyambut baik dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Kadisporapar atas dukungan infrastruktur kepada PSIS Semarang,” ucap Yoyok Sukawi, CEO PSIS Semarang, ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (26/1/2021).
Kepada JIBI, Yoyok mengungkapkan bahwa ada beberapa persyaratan yang mesti ditaati manajemen dalam menggunakan Stadion Jatidiri. Surat tertangal 22 Januari 2021 tersebut menyatakan bahwa proses pembangunan masih akan terus berlangsung. Oleh karena itu, saat proses pengerjaan konstruksi lanjutan dimulai, Disporapar Provinsi Jawa Tengah meminta pihak manajemen PSIS untuk dapat menyesuaikan jadwal pertandingan dengan jadwal tersebut.
“PSIS punya alternatif home base [di Stadion] Citarum dan Kebondalem, Kendal. Semua sudah siap menggelar Liga 1, jadi gak ada masalah. Proses konstruksi [di Jatidiri] belum tentu mengganggu pemakaian, PSIS bisa menyesuaikan,” jelas Yoyok.
Terkait kondisi lapangan, ia mengungkapkan bahwa Jatidiri telah siap untuk menggelar kompetisi resmi. “Wajar ada rumput liar di sana kemarin. Karena kegiatan perawatan berkurang selama pandemi. Gampang itu bereskan rumput, seminggu dua minggu pun beres,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa fasilitas stadion sudah lebih dari cukup untuk menggelar pertandingan.
Sebelumnya, Disporapar Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan bahwa pada tahun ini, GOR Jatidiri masih akan melakukan proses pembangunan lanjutan. Rencananya, pada fasilitas stadion, akan dibangun atap pada bagian tribun barat. Selain itu, pembangunan arsitektur bagian dalam stadion, area safety zone, pembangunan landscape stadion, juga pekerjaan elektrikal juga akan dilakukan.
Anggaran sebesar Rp79,8 miliar telah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk merampungkan Jatidiri. Sinoeng juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan stadion akan menjadi prioritas. “Karena bagaimanapun juga, Kawasan Jatidiri dengan sekian venue dan cabang olahraga yang ada, stadion adalah yang utama, sehingga kita prioritaskan,” jelasnya kepada wartawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pelaku menggunakan berbagai macam modus. Mulai menyamar sebagai petugas Bea Cukai, hingga memanfaatkan rekayasa sosial demi mendekati target penipuan.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.