Pengusaha RI Punya Waktu 3 Bulan Penuhi Standar Eropa
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
Foto Ilustrasi Pemain Manchester City./Reuters-Carl Recine
Harianjogja.com, JAKARTA--Laju 21 menang berturut-turut dalam semua kompetisi yang dicatat Manchester City akhirnya distop oleh Manchester United dalam derbi Manchester, Senin (8/3/20210 dini hari lalu, ketika laga berakhir 2-0 untuk Setan Merah.
City tetap perkasa di puncak klasemen dan demikian pula dalam mengendalikan permainan seperti pada laga-laga sebelumnya. Namun kekalahan dari Setan Merah itu, menurut Manchester Evening News, menguakkan titik lemah yang aneh dari City yang selama ini tersembunyikan.
BACA JUGA : Manchester United Paksa City Menyerah setelah 21
Titik lemah itu adalah mereka bermain gelisah setelah tertinggal lebih dulu, dan hanya John Stones yang disebut Manchester Evening News yang tetap tampil tenang meskipun United telah menyarangkan dua gol ke gawang City.
Setelah tak terkalahkan begitu lama, City malah tampil gugup pada awal laga melawan United karena kebobolan begitu cepat pada detik ke-35 pertandingan derbi itu.
"Gabriel Jesus kehilangan bola di daerah pertahanannya sendiri, Rodri tak bisa merebut kembali bola manakala peluang itu ada dan kemudian Jesus malah melanggar Anthony Martial," tulis harian yang berbasis di Manchester itu.
Ederson mungkin menyesal untuk selamanya karena tak sempurna menangkis tendangan penalti Bruno Fernandes, padahal dia sudah bergerak ke arah bola tersarang dan bahkan sudah menyentuhnya.
BACA JUGA : Manchester City Bantai Tottenham Tanpa Balas
"Luke Shaw bida dengan mudah menciptakan gol kedua pada lima menit pertama babak kedua yang menciptakan rusuh yang lebih besar yang dirasakan City dalam lima pertandingan sebelumnya," tulis Manchester Evening News.
United juga disebut-sebut diuntungkan oleh keputusan Pep Guardiola membangkucadangkan Kyle Walker karena tandemnya Joao Cancelo ternyata bergerak lebih lambat ketimbang Walker sehingga seringkali kalah cepat melawan para penyerang United.
John Stones tetap tenang sepanjang babak pertama tapi itu tak diikuti oleh sebagian besar rekan satu timnya. Kegugupan itu bahkan membuat mereka baru bisa menguji kiper United Dead Henderson setelah laga berlangsung 25 menit. Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling juga sering kelimpungan ketika berusaha menembus sepertiga akhir lapangan.
BACA JUGA : Liga Inggris: Manchester City & Burnley Menang Telak 3–0
Manchester Evening News mengulas, "secara kolektif, dengan kekecualian John Stones yang tampil mengesankan, City tampil tidak terlalu baik dan United bermain bagus sekali dengan kekuatan mereka, memanfaatkan betul kesempatan yang ada sambil bertahan dengan cukup baik sehingga lawan tak bisa menembus."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.