Korupsi Pengadaan Motor MBG, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru
Kejagung menetapkan 3 tersangka baru korupsi pengadaan motor MBG dengan nilai anggaran Rp1,2 triliun.
Kai Havertz/Football London
Harianjogja.com, JAKARTA - Thomas Tuchel mengatakan Kai Havertz tidak akan pernah memiliki kepribadian yang berapi-api seperti Diego Costa di Chelsea. Pelatih asal Jerman itu menegaskan sang penyerang muda masih bisa bersinar sebagai sosok yang lebih tenang.
Havertz mencetak gol pada menit kedelapan dan membuat assist untuk gol Christian Pulisic pada menit ke-10 ketika The Blues meraih kemenangan 4-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park pada Sabtu (10/4/2021).
Ini adalah untuk pertama kalinya tim besutan Tuchel itu mencetak lebih dari dua gol dalam 17 pertandingan.
Havertz tampil bagus sebagai false nine dalam pertandingan melawan Palace itu setelah ia dikritik karena penampilannya saat Chelsea menang atas Porto pada pertengahan pekan ini.
Tuchel yakin banyak orang salah paham terhadap Havertz sejak tiba di London Barat.
"Ia (Havertz) bukan tipe seperti Diego Costa. Ia pemain sederhana. Saya tidak akan pernah menuntut ia menjadi seperti ini," ujar Tuchel dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan, yang dikutip Goal pada Senin.
"Terkadang Anda tidak bingung dengan bahasa tubuhnya, menanggapinya seolah-olah ia tidak memberikan segalanya. Karakternya memang sangat tenang dan kami sadar dengan kualitasnya."
"Saya tidak tahu level apa yang ia capai dan seberapa cepat ia bisa melakukannya. Saya ulangi, ia keluar dari zona nyamannya dengan datang dari Leverkusen ke Liga Primer Inggris; Anda ingin menantang diri sendiri. Sekarang tergantung pada dirinya sendiri untuk menunjukkan kualitasnya."
"Ia telah menunjukkan performa yang sangat kuat melawan Everton dan Atletico. Bagi kami, ia mengalami pertandingan yang sulit lawan Porto dan nasihat saya sangat mudah: tunjukkan Anda bisa lebih baik dan berjuang untuk tempat Anda sendiri. Ia mendapat kesempatan kedua dan mengambilnya."
"Ia bisa lebih kejam dalam penyelesaian akhir karena ia memiliki kualitas lebih. Ia tidak harus menjadi pemimpin emosional kami karena ia bukan tipe seperti itu dan tidak perlu menjadi begitu," papar Tuchel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung menetapkan 3 tersangka baru korupsi pengadaan motor MBG dengan nilai anggaran Rp1,2 triliun.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.
Klasemen MotoGP 2026 setelah Sprint Jepang. Jorge Martin masih memimpin dengan 313 poin, unggul 7 poin atas Marc Marquez.
Spanyol vs Ceko di UEFA Nations League 2026/2027, Minggu (4/10) pukul 01.45 WIB. Simak jadwal, prediksi pemain, dan kondisi kedua tim.
Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen dipastikan tidak terkena skorsing dan berpeluang tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026.