Profil Bos Summarecon Adrianto Pitojo Adhi yang Ikut Terjaring OTT KPK
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Alex Ferguson/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan pelatih legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson ikut buka suara mengenai rencana pembentukan Liga Super Eropa.
Dua belas klub top Eropa, termasuk MU, telah mengumumkan tentang rencana pembentukan Liga Super Eropa, yang dipimpin oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez pada Minggu (18/4/2021).
Sebanyak enam klub Liga Primer Inggris telah menandatangani proposal liga baru yang nantinya akan menjadi saingan Liga Champions milik UEFA.
BACA JUGA : Liverpool Juara Liga Inggris, Ini Ucapan Selamat dari Sir Alex
Ferguson mengatakan bahwa terbentuknya Liga Super Eropa akan merusak sejarah 70 tahun sepak bola Eropa dan meyakini fans lebih menyukai Liga Champions apa adanya saat ini.
Ferguson, yang pernah dua kali menjuarai Liga Champions bersama United setelah sukses di Eropa bersama klub Skotlandia Aberdeen mengatakan bahwa dirinya menikmati Liga Champions.
"Perbincangan tentang Liga Super adalah langkah menjauh dari 70 tahun sepakbola klub Eropa," katanya seperti dilansir Antara, Senin (19/4/2021).
Menurut Ferguson, klub Liga Premier Everton menghabiskan 500 juta poundsterling untuk membangun stadion baru dengan ambisi bisa bermain di Liga Champions. Dia pun menilai semua fans menyukai kompetisi apa adanya sekarang ini.
BACA JUGA : City Juara, Adagium Sir Alex Ferguson Tak Berlaku
"Saat saya di United, kami bermain dalam empat final Liga Champions dan itu semua selalu menjadi malam yang paling istimewa," katanya.
Sejalan dengan Ferguson, mantan kapten MU Roy Keane juga tidak sepakat dengan pembentukan Liga Super Eropa yang disebutnya murni tentang uang dan keserakahan.
"Mari berharap itu berhenti di jalurnya," katanya kepada Sky Sports.
Dia berpendapat jika berbicara tentang klub-klub besar, Bayern Muenchen adalah salah satu klub terbesar di dunia. Setidaknya mereka telah membuat sikap, yang merupakan awal yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.
Arab Saudi mengancam respons tegas terhadap Houthi setelah serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Kenali tanda disleksia pada anak saat belajar membaca, mulai sulit mengenali huruf hingga membaca lambat dan kesenjangan nilai akademik.
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.