Ikasi DIY Kirim 15 Atlet Pelajar ke Banyuwangi Open Championship
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Bendera Indonesia. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kekalahan kembali ditelan Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup G. Menghadapi Vietnam di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (7/6/2021), skuat Garuda dibantai empat gol tanpa balas.
Timnas Indonesia tampil spartan di babak pertama dan mampu menahan imbang Vietnam tanpa gol di babak pertama. Namun, di babak kedua, perubahan strategi yang dilakukan pelatih Shin Tae-yong berujung dengan bersarangnya empat gol ke gawang Nadeo Argawinata.
Kekalahan ini merupakan kekalahan keenam Timnas Indonesia di Grup G. Baru mengantongi satu poin dari tujuh pertandingan, tim Merah Putih masih tertahan di posisi juru kunci dengan satu poin. Sementara Vietnam bertahan di puncak klasemen Grup G dengan 14 poin dari enam pertandingan.
Menekan sejak peluit kick-off dibunyikan, Vietnam nyaris menjebol gawang Indonesia di menit ke-5. Beruntung bagi skuad Garuda, tendangan keras yang dilepaskan pemain Vietnam berhasil ditinju keluar oleh Nadeo Argawinata.
Di menit ke-8, Indonesia mencoba menebar ancaman. Sayang, overlap yang dilakukan Pratama Arhan berhasil dihentikan. Arhan dijatuhkan ketika mencoba menusuk pertahanan lawan dari sisi kiri lapangan.
Memasuki menit 16, umpan silang yang dilepaskan Arhan dari jarak jauh membuka peluang bagi armada Shin Tae-yong. Yakob Sayuri yang dituju berhasil menyambut bola namun langkahnya segera dihentikan oleh dua pemain Vietnam.
Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan mulai memanas. Dua tekel keras dilakukan pemain Indonesia dan satu pelanggaran dilakukan Vietnam terhadap Yakob. Tiga kartu kuning pun keluar dari kantung wasit.
Kesalahan demi kesalahan kerap dilakukan para pemain Indonesia. Terlihat kurang tenang, anak-anak asuh Shin Tae-yong kerap melepaskan umpan yang tidak akurat sehingga Indonesia belum mampu mematahkan dominasi Vietnam.
Kemelut terjadi di kotak pertahanan Indonesia. Berawal dari sepak pojok, terjadi perebutan bola di depan gawang Nadeo. Beruntung bola dibuang oleh Osvaldo Haay yang turun membantu pertahanan.
Penyelamatan kembali dilakukan Nadeo di menit 36. Bola yang ditanduk oleh Quang Hai Nguyen berhasil ditepis oleh Nadeo.
Vietnam menggempur pertahanan Indonesia di menit-menit akhir babak pertama. Namun usaha mereka kerap digagalkan oleh Rizky Ridho dan Arief Satria yang tampil impresif di lini belakang skuad Garuda. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Bola baru bergulir di babak kedua, Vietnam nyaris mengubah papan skor jika saja tendangan keras yang dilepaskan Truong tidak membentur mistar gawang.
Gempuran yang dilakukan para pemain Vietnam akhirnya membuahkan hasil. Di menit 51, gawang Indonesia yang dikawal Nadeo akhirnya bergetar. Nguyen Tien Linh mengubah papan skor menjadi 1-0.
Unggul satu gol, Vietnam tampil lebih percaya diri. Alhasil, di menit 62 papan skor kembali berubah. Lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, Quang Hai Nguyen menggandakan keunggulan anak-anak asuh Hang-Seo Park.
Hanya berselang lima menit, gawang Nadeo kembali bergetar. Cong Phuong Nguyen membawa Vietnam menjauh 3-0.
Egy Maulana Vikri yang masuk menggantikan Yakob Sayuri di awal babak kedua, nyaris memangkas jarak di menit 70. Sayang sepakan pemain Lechia Gdansk tersebut dimentahkan mistar gawang.
Semangat pemain Indonesia yang mulai beranjak naik usai peluang yang didapat Egy, kembali kendur di menit 74. Mencetak gol indah dari jarak jauh, Van Thanh Vu mengunci kemenangan Vietnam 4-0.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.