Pramusim, AC Milan Bangkit dan Tekuk Manchester United 4-2
AC Milan menang 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim 2026/27 setelah sempat dua kali tertinggal di Wroclaw Stadium.
Dua atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo (kanan) dan Kiromal Katibin./Antara/USA Today
Harianjogja.com, JAKARTA – Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo meraih medali emas dalam nomor speed putra di IFSC Climbing World Cup Villars di Swiss, Sabtu (3/7/2021).
Veddriq, pemegang rekor dunia speed putra, mengalahkan atlet Rusia Dmitrii Timofeev di final setelah mencatatkan waktu 5,329 detik, unggul 2,021 detik dari lawannya.
Meski belum mampu memecahkan rekor atas namanya sendiri, Veddriq mengaku senang bisa kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Piala Dunia.
Veddriq sebelumnya mengukir rekor dunia ketika berlaga di IFSC Climbing World Cup, di Salt Lake City, Utah, AS, 29 Mei lalu. Ktika itu dia mencatatkan waktu 5,208 detik.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini walaupun di sini sangat dingin. Pertandingan kali ini adalah sangat menantang," kata Veddriq dalam siaran pers PB Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Atlet Indonesia lainnya, Kiromal Katibin, membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan atlet Rusia Vladislav Deulin di perebutan juara ketiga. Katibin unggul dalam pertarungan yang cukup ketat dengan catatan waktu 5,306 detik, sedangkan Deulin 5,38 detik.
Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid menyambut gembira kemenangan ini. "Kemenangan ini mengukuhkan prestasi atlet panjat tebing Indonesia di tingkat dunia. Kemenangan ini untuk seluruh rakyat Indonesia agar terus semangat berjuang melawan pandemi. Dengan tekad kuat, kita pasti bisa."
Dalam kompetisi kali ini, Indonesia menurunkan tujuh atlet terdiri dari empat putra dan tiga putri. Di kelompok putra ada Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Aspar Jaelolo, dan Alfian M. Fajri. Langkah Aspar terhenti saat menghadapi Alfian di perdelapan final, sedangkan laju Alfian ditahan Katibin di perempat final.
Di kelompok putri ada Desak Made Rita Kusuma Dewi, Nurul Iqamah, dan Rajiah Sallsabillah. Namun, Desak Made belum mampu meraih medali setelah disingkirkan atlet Polandia Patrycja Chutziak di semifinal.
Laju Iqamah terhenti di babak perdelapan final karena melakukan false start. Sementara itu, Rajiah terhenti di perempat final karena mengalami fall saat melawan atlet Rusia Ekaterina Barashchuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AC Milan menang 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim 2026/27 setelah sempat dua kali tertinggal di Wroclaw Stadium.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.