Marc Marquez Temukan Feeling Motor Ducati Usai Modifikasi di Motegi
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah mengatakan raihan perunggu Windy Cantika menjadi suntikan semangat baginya untuk turut menyumbangkan medali bagi Merah Putih di Olimpiade Tokyo.
Windy Cantika Aisah berhasil merebut medali perunggu kelas 49kg pada 24 Juli atau sehari selepas upacara pembukaan Olimpiade Tokyo. Sejak saat itu, Rahmat mengakui semakin berambisi untuk meraih medali.
“Sudah sejak [Windy] Cantika meraih medali perunggu, saya itu uring-uringan dan tertekan karena saya juga ingin mendapatkan medali. Namun saya tidak bisa berbicara dengan siapa-siapa,” kata Rahmat menceritakan kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rabu.
“Saya hanya bisa menenangkan diri sendiri dengan berbicara saja bahwa saya bisa dan saya mampu,” ujarnya menambahkan.
Rahmat Erwin Abdullah menambah pundi-pundi perolehan medali Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan raihan perunggu cabang angkat besi kelas 73kg putra, Rabu.
Hasil itu di luar dugaan karena Rahmat berlaga di Grup B yang notabene bukan untuk persaingan medali. Bahkan, semula tim angkat besi Indonesia hanya menargetkan dia masuk delapan besar.
Target tersebut disebut realistis mengingat persaingan di kelas 73kg putra cukup ketat dengan hadirnya lifter-lifter berpengalaman. Namun berkat kegigihannya, Rahmat yang tak diunggulkan itu sukses membuat kejutan dengan masuk tiga besar lewat total angkatan 342kg, dengan snatch 152kg dan clean and jerk 190kg.
Total angkatan tersebut sekaligus menjadi rekor terbaiknya, memperbaiki catatan sebelumnya 335kg yang dibukukan di Kejuaraan Asia di Taskent, April 2021.
Lifter berusia 21 tahun itu mampu melampaui total angkatan lifter-lifter tangguh yang tergabung dalam Grup A, antara lain lifter Albania Calja Briken yang mencatatkan total angkatan 341kg, lifter Bulgaria Bozhidar Dimitrov (338kg), dan lifter AS Cummings Jr (325kg).
Setelah perunggu Olimpiade, Rahmat berjanji akan terus berusaha untuk meningkatkan prestasinya.
“Saya akan selalu berusaha untuk tampil lebih baik. Multievent internasional selanjutnya mungkin ada SEA Games Vietnam yang masih menunggu jadwalnya, kemudian Asian Games 2022 Hangzhou dan juga Islamic Solidarity Games 2022. Dan, saya juga ingin tampil lagi di Olimpiade 2024 Paris," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.