Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Ekspresi Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai merebut emas Olimpiade Tokyo 2020/Twitter BWF
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih ganda putri PBSI Eng Hian menuturkan persiapan pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk berlaga di turnamen beregu Piala Sudirman belum optimal setelah berlaga di Olimpiade Tokyo karena waktu persiapan yang relatif pendek.
Ganda putri nasional peraih medali emas Olimpiade Tokyo ini disebutkan hanya punya waktu tiga minggu untuk persiapan Piala Sudirman karena mereka harus menjalani isolasi mandiri dan memenuhi jadwal seremonial sepulang dari Jepang.
"Kalau untuk ganda putri, kami sudah siap bertanding ke Piala Sudirman. Banyak pihak pasti menanyakan kondisi Greys/Apri, saya sampaikan kalau mereka kondisinya secara mental sudah siap bertarung, tapi secara fisik belum seratus persen," ucap Eng Hian lewat keterangan resmi PBSI di Jakarta, Jumat.
Pelatih yang akrab disapa Didi ini mengaku tidak khawatir dengan penampilan Greysia/Apriyani meski secara fisik keduanya belum pulih total.
Ia menjelaskan jika dipersentase, kesiapan fisik Greysia/Apriyani baru mencapai 70-80 persen. Eng Hian pun berharap mereka masih bisa memaksimalkan waktu untuk menaikkan kondisi seiring masih berjalannya persiapan hingga jelang pertandingan pertama di Finlandia.
Di sisi lain, Eng Hian juga belum berani memaksa ganda putri teratas Indonesia ini untuk memadatkan latihan karena dinilai sudah memberikan banyak pengorbanan pribadi.
Seperti Greysia, misalnya, sempat meminta izin untuk berkumpul bersama keluarga sehingga waktu persiapan menjadi lebih pendek.
"Saya tidak berani lagi memaksa Greys menjalani persiapan yang padat, padahal dia sudah banyak mengorbankan waktu dengan keluarga dan suaminya untuk fokus ke Olimpiade. Kemarin, dia sempat izin beberapa hari untuk berkumpul bersama keluarga, akhirnya kami berikan supaya nanti di Piala Sudirman secara mental Greys lebih siap dan lepas," tutur Eng Hian.
Greysia menyebutkan meski belum fit, namun dia bertekad tampil terbaik. Greysia, yang sudah memberi sinyal pensiun, berharap tim Indonesia bisa membawa pulang Piala Sudirman tahun ini.
"Persiapan sejauh ini baik. Memang secara fisik saya harus meningkatkan lagi di sisa waktu ini, tapi secara mental saya dan Apri sudah siap tanding," ungkap Greysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.