Ratusan Orang Keracunan Menu MBG di Batang, Bertumbangan Saat Dibawa ke RS
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic/Instagram @pssleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan menghadapi Borneo FC di lanjutan Liga 1 2021/2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/11/2021) sore nanti pukul 15.15 WIB.
Laga ini akan menjadi pertandingan menentukan bagi Pelatih PSS, Dejan Antonic, yang terus-terusan dihujat suporter karena hasil buruk dan permainan yang tak enak dilihat. Super Elang Jawa tampil melempem dengan koleksi delapan poin dari sembilan laga Liga 1. PSS terdampar di papan bawah dan sangat rapuh di belakang. Sudah kemasukan 17 gol dan menjadi tim Liga 1 yang paling banyak kemasukkan gol. PSS selalu kalah di dua laga terakhir.
BACA JUGA: Marco Blak-blakan Setelah Out dari PSS Sleman: Saya Sangat Kecewa dengan Manajemen
Publik Sleman langsung menuding pelatih Dejan Antonic sebagai biang kerok bobroknya tim dan meminta agar Dejan out. Manajemen di bawah komando Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra akan menentukan nasib Dejan setelah melawan Persikabo pada Sabtu, 6 November nanti.
"Untuk Dejan, menyambung dari Dirut sebelumnya, kami akan evaluasi sampai akhir Seri 2," kata Andy kepada wartawan di Sleman, Sabtu (30/10/2021).
Menurut Andy, keputusan untuk memecat Dejan harus dilakukan dengan hati-hati. Apalagi kompetisi masih berjalan. Andy tak ingin mengorbankan klub karena keputusan yang dibuat buru-buru.
"Kami lihat performanya di dua pertandingan terakhir. Di situ akan kami beri keputusan final. Kami harus hati-hati, jangan sampai kami mengorbankan klub ini," ucapnya.
Jika Dejan tak bisa membuktikan diri dalam dua laga terakhir, manajemen kemungkinan besar akan mendepak pelatih berusia 52 tahun itu. "Kemungkinan [dipecat] ada, tapi kami lihat performa [Dejan] di dua pertandingan terakhir," ujar Andy.
Manajemen telah ancang-ancang jika nantinya Dejan benar-benar out dari PSS. "Kami sudah ada beberapa antisipasi, supaya tidak mengorbankan PSS. Antisipasi itu apakah nanti ada caretaker atau pelatih baru definitif," ucap Andy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Kakek asal Ngawi, Raden Mas Sri Parwasto, 68, meninggal setelah tertabrak kereta di Km 233+4 Kutorejo, Sragen.
Jonatan Christie tersingkir di perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew karena stamina terkuras.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.