Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Ilustrasi olahraga angkat berat/ Antara-Fanny Octavianus
Harianjogja.com, JAYAPURA--Atlet angkat berat Daerah Istimewa Yogyakarta Untung Subagyo berhasil mengamankan medali emas pada Peparnas cabang olahraga angkat berat kelas 65kg putra pada hari keempat di Ballroom Suni Garden Lake Resort dan Hotel, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (11/11/2021).
Pada keikutsertaannya ini, Untung Subagyo berhasil menorehkan total 153 poin dengan catatan gagal mengangkat beban seberat 147kg, lalu berhasil di kesempatan kedua dan pada kesempatan ketiga berhasil mengangkat beban seberat 153kg.
Pada posisi kedua angkat berat kelas 65kg putra, ditempati oleh atlet asal Kalimantan Barat Ahmad Fauzi yang berhasil menorehkan total 152 poin.
Hasil ini ia dapatkan setelah pada angkatan pertama berhasil mengangkat beban seberat 146kg, gagal di kesempatan kedua ketika mencoba mengangkat beban seberat 150kg, lalu berhasil mengangkat beban 152kg di kesempatan ketiga.
Medali perunggu berhasil didapatkan oleh Wawa Gunawan asal Jawa Barat yang berhasil mengangkat beban seberat 137kg di kesempatan pertama, 145kg di kesempatan kedua, lalu 149kg di kesempatan ketiga. Secara keseluruhan ia berhasil mencatatkan 149 poin.
Pada angkat berat kelas 72kg Peparnas, atlet asal Jawa Tengah Margono berhasil mendapatkan medali emas setelah berhasil menorehkan total 157 poin.
Margono mencatatkan angkatan pertama dengan beban 147kg, lalu 150kg pada kesempatan kedua dan berhasil mengangkat beban seberat 157kg di kesempatan kedua.
BACA JUGA: Semua Warga Bantul Bisa Jadi Pahlawan
Medali perak berhasil diamankan oleh Agus asal Kalimantan Barat yang mencatatkan total 156 poin hasil dari mengangkat beban seberat 141kg pada kesempatan pertama, lalu 147kg di kesempatan kedua dan di kesempatan ketiga berhasil mengangkat beban seberat 156kg.
Pada peringkat ketiga dihuni oleh Matias Sagare asal Papua yang berhasil melakukan angkatan pertama dengan beban seberat 123kg, 128kg di kesempatan kedua dan 131kg pada kesempatan ketiga. Raihan total 131 poin membuat ia berhak atas medali perunggu angkat berat kelas 72kg putra Peparnas.
Secara keseluruhan, akan ada 20 nomor yang dipertandingkan di kategori putra dan putri dengan total 60 medali yang diperebutkan, dengan rincian 20 emas, 20 perak dan 20 perunggu di cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua.
Cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI direncanakan rampung pada Sabtu (13/11/2021), dan dengan sistem pertandingan yang bersifat final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel mengungkap rumitnya proses rekrutmen pemain di Indonesia yang banyak mengandalkan jaringan dan video agen.