Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
PSG Pati/Instagram @ahhaps.fc
Harianjogja.com, SOLO—Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghukum tim milik Atta Halilintar, PSG Pati, berupa pengurangan tiga poin dan dianggap kalah walk out (WO) saat menghadapi Persis Solo pada Rabu (3/11/2021) malam. Hukuman itu dijatuhkan karena PSG memainkan I Gede Sukadana pada menit ke-46 menggantikan Yogi Rahardian di laga keenam Liga 2 itu.
Sukadana saat berseragam PSMS Medan diberi kartu merah wasit dalam laga ketiga menghadapi Semen Padang. Sukadana menerima hukuman dua sanksi larangan bermain. Laga melawan Persis Solo merupakan laga debut I Gede Sukadana yang bergabung ke Java Army bersama M. Fayrushi dari Persiraja. Saat itu, I Gede Sukadana masih dalam periode sanksi.
Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, saat dimintai keterangan, Jumat (12/11/2021), mengatakan PSG Pati tidak cermat saat memainkan mantan pemain Bali United itu. Komdis telah menyurati PSG Pati sekitar tiga hari lalu terkait sanksi itu.
“Hukuman itu sifatnya melekat meskipun pindah transfer, hukuman itu merupakan putusan tambahan dua kali tidak bermain. Termasuk saat melawan Persis Solo dia bermain. Klub itu seharusnya mengecek karena melekat hukuman itu,” kata Erwin.
Keputusan itu membuat Persis Solo hampir pasti lolos ke delapan besar. Persis Solo tercatat mengoleksi 17 poin sedangkan PSG Pati semakin terpuruk di papan bawah klasemen dengan koleksi lima poin. Sanksi itu membatalkan hasil PSG Pati vs Persis Solo dengan skor 1-1. Persis Solo memerlukan satu kali lagi kemenangan untuk memastikan lolos ke babak delapan besar. Laga selanjutnya Persis Solo bakal menghadapi PSIM Jogja, pada Senin (15/10/2021) mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.