Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic/Instagram @pssleman
Harianjogja.com, SOLO—PSS Sleman berhasil menahan imbang tim bertabung bintang sekaligus pemimpin klasemen sementara Liga 1 2021/2022, Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-13 di Stadion Manahan Solo, Senin (22/11/2021) malam.
Hasil imbang ini memperpanjang tren gagal menang yang dialami Bhayangkara FC. Skuat berjuluk The Guardian sudah dua pertandingan beruntun tak bisa meraih poin penuh. Padahal, sebelum seri ketiga Liga 1 dimulai pekan lalu, Bhayangkara FC meraup sembilan kemenangan beruntun. Hasil imbang melawan PSS Sleman membuat Bhayangkara FC gagal memperlebar jarak dengan Persib Bandung yang bertengger di peringkat kedua. Persib Bandung yang baru bermain 12 kali kini mengoleksi 25 poin, terpaut empat angka dengan Bhayangkara FC yang sudah memainkan 13 partai. Sebaliknya, hasil imbang tidak mengubah posisi PSS Sleman di klasemen sementara Liga 1. Super Elang Jawa tetap menempati anak tangga ke-11 klasemen dengan raihan 16 poin.
BACA JUGA: PSS Sleman Resmi Melepas Arthur Irawan
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic menyatakan anak asuhnya punya cukup banyak peluang mencetak gol. Namun hasil imbang menurutnya sudah cukup baik.
Pelatih Serbia itu mengaku senang dengan permainan anak asuhnya. Pada babak pertama, Dejan mencatat setidaknya ada peluang bagus di menit ke-5, menit ke-10 dan menit ke-44, tetapi pemain PSS gagal mengonversinya menjadi gol. Kelelahan, menurut Dejan, menjadi salah satu biang para pemainnya kurang maksimal memanfaatkan peluang. Sebab, skuat Super Elang Jawa hanya memiliki waktu 48 jam untuk mempersiapkan diri menghadapi Bhayangkara FC.
“Persiapan kami hanya 48 jam dari dua pertandingan terakhir. Tetapi semangat dan disiplin anak-anak hari ini bagus sekali,” kata Dejan dalam konferensi pers usai laga.
Dejan menambahkan sejumlah kesempatan pada babak kedua juga terlihat, salah satunya dari lewat Nemanja Kojic dan Juninho.
“Sekali lagi saya senang karena kami bisa lihat anak-anak dapat percaya dirinya bagus, tidak panik seperti kemarin,” ucapnya.
Meski senang, Dejan menyebut hasil seri bukan targetnya.
“Target kami menang. Saya bilang kalau pemain tidak bisa menang, ya jangan kalah.”
Selanjutnya, PSS Sleman akan fokus persiapan melawan Persita pada 28 November 2021 mendatang. “Kami ada waktu empat hari, semoga bisa istirahat bagus. Kami mau menang lawan Persita,” ujar Dejan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.