Selisih Data PHK Jadi Sorotan, Kemenaker Siapkan Klarifikasi
Kemenaker akan mengklarifikasi perbedaan data PHK dengan Apindo setelah muncul selisih angka pekerja terdampak sepanjang 2026.
Ganda putra Kevin Sanjaya-Marcus Gideon di BWF World Tour Finals 2021/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA – Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus puas dengan posisi runner up BWF World Tour Finals 2021 setelah ditundukan oleh pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di Mangupura Hall, The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Minggu (5/12/2021).
Laga partai puncak BWF World Tour Finals 2021 berjalan begitu sengit di mana sejak awal pertandingan dimulai kedua pasangan saling kejar-mengejar poin. Namun, permainan berakhir dengan kemenangan pasangan Jepang melalui rubber game 16-21, 21-13, dan 21-17.
Sebelumnya,kemenangan semifinal diraih oleh pasangan berjuluk Minions tersebut, karena berhasil memenangi laga semifinal kontra Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) pada Sabtu (4/12/2021) malam WIB.
Ganda putra nomor 1 dunia itu mengalahkan Lee/Wang melalui tiga gim yang berjalan ketat, sebab Marcus/Kevin tumbang 18-21 lebih dulu pada gim pertama. Pasangan yang dijuliki The Minions ini dapat bangkit dengan menang 23-21 dan 21-17 dua gim setelahnya.
Di sisi lain, Hoki/Kobayashi ke partai puncak usai menumbangkan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia). Wakil Jepang mengatasi lawan dengan kemenangan dua gim langsung 21-18, 21-15.
Duel Marcus/Kevin vs Hoki/Kobayashi ini merupakan trilogi partai puncak dalam rangkaian Indonesia Badminton Festival 2021 di Bali.
Kedua pasangan lebih dulu bersua di final Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021. Pada laga puncak Indonesia Masters, Hoki/Kobayashi mengalahkan Marcus/Kevin via tiga gim 21-11, 17-21, dan 21-19.
Kemudian, Marcus/Kevin sukses melakukan revans dengan menang 21-14, 21-18 atas wakil Jepang di final Indonesia Open.
Berdasarkan catatan pertemuan, melalui pertandingan ini The Minions masih unggul dengan 11 kemenangan dan dua kekalahan dari 13 laga melawan Hoki/Kobayashi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenaker akan mengklarifikasi perbedaan data PHK dengan Apindo setelah muncul selisih angka pekerja terdampak sepanjang 2026.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.