Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia akan membuka petualangan di Piala AFF 2021 dengan menghadapi Kamboja dalam laga Grup B di Stadion Bishan, Singapura, Kamis (9/12/2021) malam. Pelatih Indonesia Shin Tae-yong menegaskan anak assuhnya akan bermain agresif.
"Kami mesti menekan dan merebut penguasaan bola," ujar Shin pada konferensi pers virtual, Rabu (8/12/2021).
Kamboja, menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, adalah tim yang tak bisa diremehkan meski mereka tidak pernah menang dari Indonesia dalam kurun waktu 26 tahun terakhir.
Hal tersebut dibuktikan saat Kamboja melawan Malaysia pada laga perdana mereka di Grup B Piala AFF 2020, Senin (6/12/2021). Meski kalah 1-3, anak-anak asuh Keisuke Honda menunjukkan permainan menggigit dan bahkan memimpin dalam penguasaan bola.
Kamboja memiliki 56,9 persen penguasaan bola, sementara Malaysia 43,1 persen. Kamboja pun mempunyai kesempatan tendangan sudut 10 kali, lebih banyak daripada Malaysia yang lima kali.
Catatan statistik ini sangat diperhatikan oleh Shin Tae-yong. Pria berusia 52 tahun itu tidak ingin Kamboja memegang kendali permainan.
Selama mengikuti strategi yang sudah disiapkan dan dipraktikkan dalam latihan, Shin yakin skuad "Garuda" dapat menundukkan Kamboja.
"Selama tim berlaga sesuai dengan keinginan saya, saya yakin kami akan menang. Kami akan bekerja keras demi hasil yang bagus," tutur pelatih tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Di Piala AFF 2020 yang berlangsung di Singapura, Indonesia bergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Laos.
Grup B Piala AFF 2020 sendiri sudah melangsungkan dua pertandingan yaitu Malaysia kontra Kamboja dan Vietnam versus Laos. Malaysia menang dengan skor 3-1 dan Vietnam menaklukkan lawannya 2-0.
Malaysia pun menjadi pemimpin klasemen sementara Grup B, disusul Vietnam. Adapun posisi terbawah dihuni Laos. Di atasnya ada Kamboja dan, satu-satunya tim yang belum berlaga di grup itu, Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4