Inflasi September 2026 Diproyeksi Tembus 3,3%, MBG dan El Nino Jadi Pemicu
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Ujung tombak dan kapten Timnas Polandia Robert Lewandowski selepas menjebol gawang Spanyol dalam pertandingan Grup E Euro 2020 pada Minggu (20/6/2021) dini hari WIB./Twitter@EURO2020
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyerang Prancis Kylian Mbappe dan striker Polandia Robert Lewandowski berkeberatan dengan gagasan Piala Dunia dua tahunan karena kualitas sepak bola akan merosot apabila para pemain dipaksa terlalu banyak bekerja keras dalam turnamen besar yang waktunya singkat.
Gagasan Piala Dunia dua tahunan terus mengemuka saat Presiden FIFA Gianni Infantino mencoba untuk mencari dukungan dari federasi nasional dan dia mengatakan peralihan itu akan menghasilkan tambahan dana senilai 4,4 miliar dolar AS bagi organisasi dunia tersebut.
Namun, proposal tersebut mendapat tentangan keras UEFA (Eropa) dan CONMEBOL (Amerika Selatan) dimana Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengancam akan memboikot turnamen.
"Saya bukan siapa-siapa untuk mengatakan apakah itu ide yang baik atau buruk, tetapi pendapat saya adalah Piala Dunia adalah Piala Dunia – itu hal yang istimewa karena diselenggarakan setiap empat tahun," kata juara Piala Dunia 2018 Mbappe di Globe Soccer Awards, Senin.
"Kami memainkan lebih dari 60 pertandingan dalam setahun. Anda sudah punya Euro, Piala Dunia, sekarang Nations League – ada begitu banyak kompetisi. Kami senang bermain tetapi ketika itu terlalu banyak menjadi tidak baik. Kami harus pulih dan memiliki waktu pula untuk bersantai."
"Jika orang ingin melihat kualitas dalam permainan, emosi, melihat apa yang membuat sepak bola itu indah, saya pikir kita harus menghormati kesehatan para pemain."
Sementara itu Lewandowski mengatakan dirinya bukan penggemar gagasan bermain Piala Dunia setiap dua tahun dengan alasan beban kerja para pemain.
"Kami memiliki begitu banyak pertandingan setiap tahun, begitu banyak minggu yang sulit, tidak hanya pertandingan tetapi juga persiapan untuk musim, persiapan untuk turnamen besar," kata striker Bayern Muenchen itu.
"Jika Anda ingin menawarkan sesuatu yang istimewa, sesuatu yang berbeda, kami juga perlu istirahat."
"Jika mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun, maka waktu dan kualitas di mana para pemain sepak bola bermain di level tinggi akan turun... Itu tidak mungkin secara fisik dan mental."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.