Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi
Harianjogja.com, JAKARTA – Video Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi marah dan menjewer pelatih cabang olahraga biliar Coki Aritonang viral di media sosial.
Edy marah kepada Coki Aritonang karena ketahuan tidur dan tidak bertepuk tangan saat dirinya memberi arahan. Edy kemudian menjewer pelatih tersebut dan mengusirnya.
"Sudah, pulang. Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar. Tak usah lagi di sini," kata Edy dikutip dari video yang viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada acara penyerahan bonus para atlet peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Medan, Sumatra Utara, Senin (27/12/2021).
Adapun, Edy Rahmayadi diketahui menyandang pangkat terakhir Letnan Jenedral atau bintang tiga dengan jabatan Panglima Kostrad pada 2015.
Saat itu, Edy Rahmayadi adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1985 yang pertama menyandang pangkat bintang tiga.
Kalau saja tidak maju di Pilgub Medan dan memilih pensiun dini Militer, bisa jadi karir Letjen Edy Rahmayadi akan menanjak untuk menyandang bintang empat untuk memegang jabatan KASAD.
Publik kian mengenal Letjen Edy Rahmayadi ketika dua kali menjadi komandan upacara HUT TNI. Panglima TNI Gatot Nurmantyo menujuk Letjen Edy Rahmayadi sebagai Komandan Upacara pada HUT TNI ke-70 tahun 2015.
Begitu pula dengan penunjukan Letjen Edy Rahmayadi sebagai Komandan Upacara HUT TNI ke-72 tahun 2017. Kebetulan lokasi upacaranya sama, yaitu di di Dermaga Indah Kiat, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Karir Letjen Edy Rahmayadi pun diramalkan banyak pihak bakal cemerlang, tapi mungkin Edy Rahmayadi menyadari iklim politik tidak kondusif bagi dirinya karena masih ada beberapa jenderal yang lebih dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Secara perlahan Edy Rahmayadi mulai mendekati jabatan publik. Yang pertama adalah penunjukkan dirinya sebagai Ketua PSSI periode 2016—2020. Letjen Edy Rahmayadi kemudian mengincar kursi Gubernur Sumatra Utara.
Untuk tujuan itu, secara sportif Edy Rahmayadi memilih mengundurkan diri dari karir militer dan resmi berhenti 4 Januari 2018 dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Dengan kata lain, capaian bintang tiga bagi Edy Rahmayadi menunjukkan bahwa karirnya di militer sangat sukses.
Sayang, saat menjadi orang nomor satu di PSSI, Edy Rahmayadi banyak mendapat desakan dari publik untuk lengser.
Alasannya selain karena performa timnas kurang berkibar, juga karena rangkap jabatan dengan posisinya saat ini sebagai Gubernur Sumatra Utara sehingga harus memimpin dua organisasi dengan dua lokasi yang terpisah, yaitu Pemerintah Provinsi Sumatra Utara yang berkantor di Medan dan Ketua PSSI dengan kantor di Jakarta.
Berikut riwayat jabatan Edy Rahmayadi:
Letnan Dua—Kapten Danton di jajaran Kopassus (1985)
Danton Kostrad (1985)
Danton Yonif 321/Galuh Taruna Kostrad (1985)
Danton Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1986)
Danton Yonif 2/A 323/Buaya Putih Kostrad (1987)
Danton I/B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1988)
Dankipan B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1989)
Dankipan A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1993)
Mayor
Kasi Ops dan Org Bagsis (1995)
Ps. Pbdy Lat Kodam I/Bukit Barisan (1998)
Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia, Kodam I/Bukit Barisan (1998)
Kasi Ops Rem 031/WIrabraja, Kodam I/Bukit Barisan (2001)
Kasi Ops Rem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda (2001)
Letnan Kolonel
Komandan Kodim 0316/Batam, Kodam I/Bukit Barisan (2002)
Kepala Staf Korem 031/Wirabraja, Kodam I/Bukit Barisan (2004)
Pabandya-3/Banglarsat, Paban III/Binorg, Sopsad (2006)
Dosen Gol. IV Seskoad (2007) Patun Seskoad (2007)
Kolonel
Asops Kasdam Iskandar Muda (2008)
Komandan Resimen Taruna Akademi Militer (2010)
Pamen Denma Mabesad (2011)
Brigadir Jenderal
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih (2012)
Dir Pemantapan Semangat Bela Negara, Deputi Bidang Pemantapan Nilai Kebangsaan, LEMHANAS RI (2013)
Mayor Jenderal
Panglima Divisi Infanteri I Kostrad (2014)
Panglima Kodam I/Bukit Barisan (2015).
Letnan Jenderal
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (2015-2018)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.